Breaking News:

Ibu Kota Negara

Ormas Kedaerahan di Kukar Harap tak Ada Konflik Agraria dan Suku Atas Hadirnya IKN Nusantara

Kendati begitu, guna menjaga kondusifitas, ormas kedaerahan merasa perlu dirangkul dalam mengawal pembangunan IKN Nusantara

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
Twitter @ikn_id
Ilustrasi aktivitas masyarakat di IKN Nusantara, Kalimantan Timur. Kehadiran IKN menjadi kabar gembira dan berkah. Oleh karena itu, masyarakat menyambut baik pembangunan ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Organisasi masyarakat (ormas) kedaerahan di Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan dukungan pembangunan ibu kota nusantara ( IKN Nusantara).

Kendati begitu, guna menjaga kondusifitas, ormas kedaerahan merasa perlu dirangkul dalam mengawal pembangunan IKN Nusantara.

"Agar tidak timbul gejolak maka perlu dirangkul untuk menghindari potensi konflik masyarakat level bawah,"ujar Ketua DPW Garda Gabunhan Anak Kalimantan (Gagak) Bersatu Kukar, Sabtu (26/11/2022).

Menurutnya, kehadiran IKN menjadi kabar gembira dan berkah. Oleh karena itu, masyarakat menyambut baik pembangunan ini.

Namun, yang harus menjadi perhatian ialah kehadiran IKN jangan sampai menimbulkan konflik lahan atau agraria dan suku atau etnis.

Baca juga: Desa Bumi Harapan dan Pemaluan Masuk Desain Besar Jadi Desa Modern di KIPP IKN Nusantara

"Ini harus diantisipasi oleh Badan Otorita IKN dan pengamanan," katanya.

Berdasarkan pengalaman advokasi yang dilakukan Ormas Gagak Bersatu, banyak terjadi sengketa lahan maupun tanah ulayat, mengatasnamakan suku tertentu.

"Jika ini tidak diantisipasi, maka dikhawatirkan akan menghambat pembangunan IKN," terang Apriadi.

Serap Tenaga Kerja Lokal

Lanjut dia, pembangunan IKN yang sudah berjalan harus menjadi menyerap tenaga kerja lokal.

Apalagi, belum ada orang lokal yang menjabat sebagi petinggi otorita IKN Nusantara.

Apriandi menyarankan, ke depan penunjukan struktur jabatan menengah dan bawah bisa dipegang oleh orang lokal Kalimantan Timur.

Hal ini agar tak ada lagi perbedaan pandangan perihal IKN Nusantara.

"Orang lokal Kaltim tidak kalah dengan orang luar, karena banyak orang Kalimantan Timur berasal dari lulusan kampus Nasional dan Luar Negeri.

"Kemampuannya jangan diragukan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved