Berita Penajam Terkini

Korban Kebakaran Maridan Penajam Paser Utara Bakal Diberi Bantuan Sewa Rumah

Bantuan yang akan diberikan yakni berupa uang tunai untuk membayar sewa rumah kepada para korban di Maridan, Sepaku

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Kepala Pelaksana BPBD PPU Marjani menjelaskan tiga daerah di IKN rawan terjadi banjir, Selasa (5/4/2022). TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Korban kebakaran Pasar Maridan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur akan diberikan bantuan oleh pemerintah daerah.

Bantuan yang akan diberikan yakni berupa uang tunai untuk membayar sewa rumah kepada para korban di Maridan, Sepaku

Hal itu seperti diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Marjani kepada TribunKaltim.co, Minggu (27/11/2022).

Sebelumnya diketahui, sebanyak 21 Kepala Keluarga (KK) kehilangan kios sekaligus tempat tinggalnya usai diamuk si jago merah pada Senin 7 November 2022.

Baca juga: Korban Kebakaran di Maridan Kecamatan Sepaku Akan Diberi Bantuan Sewa Rumah Selama 6 Bulan

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai untuk biaya sewa rumah selama satu tahun.

“Uang sewa rencananya yang akan diberikan, kalau di hitung-hitung selama setahun totalnya 165 juta. Per KK kurang lebih Rp 500 ribu,” ungkapnya Minggu (27/11/2022).

Uang tunai untuk sewa tempat tinggal tersebut akan diberikan kepada 21 KK apabila seluruh administrasi yang dibutuhkan telah lengkap. Jumlahnya diperkirakan sebesar Rp500 ribu per KK.

Kata Marjani, penyaluran diperkirakan bakal dilakukan pada Desember 2022 atau Januari 2023 mendatang.

Baca juga: Korban Kebakaran di Pasar Maridan Sepaku Butuh Pakaian hingga Kasur

Pemerintah daerah juga berencana untuk merelokasi para korban ke tempat yang lebih layak dan aman.

Lokasi yang saat ini dinilai rawan terjadi kebakaran, dan akses masuk menuju pasar terlalu sempit.

Kondisi kebakaran di Pasar Maridan Senin (7/11/2022) tadi pagi. HO/BPBD PPU
Kondisi kebakaran di Pasar Maridan Senin (7/11/2022) tadi pagi. HO/BPBD PPU (HO/BPBD PPU)

Terlebih Pasar Maridan dinilai berdiri di atas lahan yang dikuasai oleh perusahaan.

Sehingga pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak.

“Ada rencana relokasi, mungkin di 2023,” sambungnya.

Baca juga: Kesaksian Warga, Mobil Pemadam Kebakaran di Maridan Sepaku Kurang, Api Sulit Ditaklukkan

Relokasi dan pembangunan pasar tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat lantaran masih terkendala anggaran.

Oleh karenanya disepakati untuk dilangsungkan pada tahun mendatang.

“Tahun ini anggaran belum cukup untuk melakukan pembebasan lahan," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved