Warga Blokade Tol Balsam

233 Personel Polisi Jaga Aksi Blokade Warga RT 37 Manggar di Tol Balikpapan-Samarinda

Sebanyak 233 personel kepolisian diturunkan dalam rangka menjaga aksi blokade warga RT 37, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Sebanyak 233 personel kepolisian diturunkan dalam rangka menjaga aksi blokade warga RT 37, Kelurahan Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (28/11/2022).TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN– Sebanyak 233 personel kepolisian diturunkan dalam rangka menjaga aksi blokade warga RT 37, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso menyatakan, personel yang disiagakan merupakan gabungan antara Polresta Balikpapan dan Polda Kaltim.

Tampaknya mereka sedari awal warga memblokade, berbaris berbanjar menghadap warga. Baik di ruas jalan utara dan selatan.

"Kalau dari Polresta Balikpapan kami turunkan 103 orang. Dibantu dari Ditsamapta Polda Kaltim sebanyak 130 orang," urainya.

Hari mulai gelap, para personel diistirahatkan dan mulai duduk. Namun tetap dalam kondisi siaga.

Kemudian hingga waktu memasuki pukul 19.15 Wita, warga masih bersikeras untuk menduduki ruas jalan tol karena merasa hak mereka belum dibayar.

Baca juga: Gelar Aksi, Sejumlah Warga Balikpapan Klaim Belum Menerima Haknya Soal Pembayaran Lahan Tol Balsam

Baca juga: 4 Tuntutan Warga Karang Joang yang Gelar Aksi Damai di Kantor ATR/BPN Balikpapan Soal Tol Balsam

Sebelumnya, warga RT 37 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, Balikpapan, Kalimantan Timur memblokade ruas jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Senin (28/11/2022).

Terpantau sekitar 120 orang itu menduduki ruas jalan tol sejak pukul 15.00 Wita, baik dari ruas utara maupun sebaliknya.

Mereka merebahkan sebatang pohon yang terlentang menutup ruas jalan. Tak jauh dari sana, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan mereka.

Di antaranya, pembukaan blokir pengurusan sertifikat dan pembayaran ganti rugi. Sesekali mereka bergantian melakukan orasi dengan pengeras suara.

Baca juga: Viral Pengendara Motor Masuk Tol Balsam, Alasannya Menuju Kutim Ingin Bertemu Anaknya 

Sempat terjadi ketegangan antara warga dengan petugas, namun tak membuat para demonstran bergeming.

Hingga berita ini ditulis, meski melewati pukul 18.00 Wita, alih-alih angkat kaki, para warga justru membentangkan terpal untuk duduk berkumpul. (*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved