IKN Nusantara

Giliran Brunei Darussalam Tertarik Investasi di IKN Nusantara, Lirik Sektor Apa?

Giliran Brunei Darussalam tertarik investasi di IKN Nusantara, lirik sektor apa?

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Indonesia dan Brunei Darussalam membahas peluang kerja sama pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

Dilansir dari Kompas.com, Sekjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mohammad Zainal Fatah menerima kunjungan Pangeran Muda Abdul Qawi dari Brunei Darussalam di Kampus PUPR, Kamis (24/11/2022).

Zainal mengatakan, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR sangat terbuka kepada Brunei Darussalam untuk menjajaki kerja sama berbagai sektor infrastruktur melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), baik untuk proyek KPBU solicited (diprakarsai pemerintah) maupun unsolicited (tidak diprakarsai pemerintah).

Ia menjelaskan, salah satu kerja sama dalam pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur mengedepankan inovasi teknologi baru terutama untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.

"Sekarang kami sedang membangun IKN di Kalimantan.

Kami sangat terbuka untuk menerima investor dari Brunei Darussalam untuk mendukung pembangunan IKN.

Sekarang kami sedang siapkan basic infrastruktur yang ditargetkan selesai pada semester I tahun 2023,” kata Zainal dalam keterangannya, Jumat (25/11/2022).

Pada kesempatan tersebut, Zainal juga menawarkan proyek-proyek infrastruktur yang memiliki potensi investasi besar melalui skema KPBU, salah satunya yaitu pembangunan hunian vertical Spuur Karawang.

"Kemudian 16 proyek memasuki tahap transaksi senilai Rp 201,68 triliun di antaranya penyediaan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Bendungan Bintang Bano di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan SPAM Regional Ir. H Djuanda," ujarnya.

Lebih lanjut, Zainal berharap pertemuan dengan Pangeran Muda Abdul Qawi dapat memperkuat kerja sama bilateral kedua negara yang sudah terjalin dengan baik sehingga dapat merealisasikan harapan-harapan kedua negara terhadap pengembangan infrastruktur di Indonesia.

"Ke depan bisa kita komunikasikan lebih intensif dengan Duta Besar tentang apa saja yang mungkin bisa kita kerjakan bersama.

Kami akan mendorong dan kami berusaha menyediakan ekosistem yang lebih baik untuk investasi," ucap dia.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membahas kerja sama pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur dengan pemerintah Finlandia.

Dilansir dari Kompas.com, Menteri PUPR Basuki melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Perdagangan Internasional Kementerian Luar Negeri Finlandia Nina Vaskunlahti dan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia Pekka Kaihilahti, Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Basuki mengatakan, pertemuan antar kedua negara tersebut berfokus pada pembangunan IKN Nusantara dalam bidang pengelolaan air limbah (waste water management) dan kota pintar (smart city).

"Setelah pertemuan ini akan ditindaklanjuti oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan untuk menentukan skema kerja sama yang disepakati dan kemudian secara teknis akan ditangani oleh Dirjen sesuai bidangnya masing-masing," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Jumat (25/11/2022).

Basuki mengatakan, Kementerian PUPR terbuka untuk menjalin kerja sama pembangunan IKN Nusantara dengan mengedepankan inovasi teknologi baru terutama untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved