Berita Kutim Terkini

Selundupkan 8 Ekor Satwa Dilindungi, 2 Pria di Balikpapan Dibekuk Polisi

Satreskrim Polresta Balikpapan meringkus dua orang tersangka penyelundupan satwa dilindungi, Rabu (30/11/2022).

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kasatreskrim Polresta Balikpapan, Kompol Zamhuri menunjukkan barang bukti satwa yang dilindungi, salah satunya kakaktua putih jambul kuning, yang bakal diselundupkan ke Kota Balikpapan, Rabu (30/11/2022). TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Satreskrim Polresta Balikpapan meringkus dua orang tersangka penyelundupan satwa dilindungi, Rabu (30/11/2022).

Masing-masing berinisial AS (27) dan R (44) yang disangka menyelundupkan satwa dilindungi ke Balikpapan.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Thirdy Hadmiarso melalui Kasatreskrim Polresta Balikpapan Kompol Zamhuri menjelaskan, sedikitnya ada 8 ekor satwa jenis burung.

"Ini ada burung kakaktua jambul kuning, ada burung nuri itu hewan yang dilindungi," ucap Zamhuri, Rabu (30/11/2022).

Dia menambahkan, sejumlah hewan dilindungi itu didatangkan dari berbagai wilayah di luar Balikpapan.

Baca juga: Usai Rehab 4 Bulan, Elang Laut Perut Putih Dilepasliarkan, Warga Diimbau Tak Buru Satwa Dilindungi

Setibanya di Balikpapan, diduga hewan tersebut akan disalurkan kepada pembeli.

Namun, pihaknya akan mendalami masing-masing peran kedua tersangka.

"Untuk menghindari perbuatan berulang, akhirnya kita melakukan penindakan," imbuhnya.

Untuk sementara, kedua tersangka dijerat Pasal 21 ayat (2) huruf A jo Pasal 40 ayat (2) UU RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp 100 juta.

Baca juga: 597 Ekor Burung Disita, KLHK Ringkus 3 Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi, Dijual Antarprovinsi

Selama proses hukum berjalan, Zamhuri mengatakan, seluruhnya akan dititipkan pada Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Kaltim untuk memastikan kesehatan masing-masing satwa. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved