Berita Samarinda Terkini

UMK Samarinda 2023 Rp 3,3 juta, SBSI '92 Sebut Belum Penuhi Kebutuhan Hidup Layak

Walikota Andi Harun setuju kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Samarinda 2023 menjadi Rp. 3.329.199,32

Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
ILUSTRASI- Pekerja menyelesaikan pembuatan masker dan alat pelindung diri di industri Muharram Garmen di Jalan Rapak Mahang, perumahan Gran Emboen Kecamatan Sambutan Kota Samarinda Kalimantan Timur, Kamis (2/4/2020).TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Walikota Andi Harun setuju kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Samarinda 2023 menjadi Rp. 3.329.199,32.

Persetujuan itu ia lakukan pada Selasa (29/11/2022) sore di Anjungan Karang Mumus Balaikota Samarinda Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang sudah melakukan rapat bersama unsur Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Samarinda untuk membahas UMK.

Hasilnya, terjadi kenaikan dari yang mulanya pada 2022 senilai Rp 3.137.576 naik sebesar Rp 192 ribu sehingga menjadi Rp. 3.329.199,32.

Baca juga: UMK Kutim 2023 Disepakati Naik 5,69 persen Jadi Rp 3,3 Juta

Baca juga: DPC F-Hukatan KSBSI Paser Usulkan Kenaikan UMK 2023 Jadi 7 Persen

Meski mengalami kenaikan, angka tersebut dinilai belum sesuai dengan kebutuhan hidup layak di Samarinda.

Sekretaris Serikat Buruh Sejahtera Indonesia SBSI Kaltim, Sultan mengatakan bahwa paling minimal ingin ada kenaikan di atas 10 persen di setiap daerah.

"Jadi kami dari SBSI '92 pada prinsipnya kecewa dengan penetapan yang diambil oleh dewan pengupahan kota," ujar Sultan saat di hubungi Tribunkaltim, Rabu (30/11/2022).

Ia mengatakan bahwa asosiasi buruh SBSI '92 kita berpatokan agar kenaikan minimal di angka 11 persen.

Sebab, ia katakan dengan gaji Rp 4 juta per bulan barulah buruh merasakan terpenuhinya kebutuhan hidup layak.

"Kebutuhan hidup layak di Kaltim di Samarinda itu berada di sekitar 4 jutaan," ujarnya.

Ia jelaskan Rp 4 juta itu masih bagi buruh yang berlum berkeluarga, sehingga menurutnya bagi yang berkeluarga tentu butuh lebih dari itu.

Baca juga: Disnaker Usulkan UMK Bontang 2023 Naik 5,69 Persen Jadi Rp 3.419.486

"Lajang aja bukan untuk punya keluarga ya, sedangkan pada umumnya sebagian besar adalah berkeluarga," katanya.

"Dengan upah segitu mana cukup, untuk perut saja belum pendidikan anaknya," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved