Berita Samarinda Terkini

Pemkot Samarinda Targetkan 0 Persen Kemiskinan Ekstrim Tahun 2024

Ananta Fathurrozi mengatakan, Pemkot Samarinda tengah merapatkan barisan dalam memberantas kemiskinan.

Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan, Ananta Fathurrozi saat ditemui di Balaikota Samarinda Kalimantan Timur, Jumat (2/12/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), Ananta Fathurrozi mengatakan, Pemkot Samarinda tengah merapatkan barisan dalam memberantas kemiskinan.

Hal ini diungkapkannya usai mengikuti rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Ruang Mangkupalas Balaikota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (2/12/2022).

Saat ini ia katakan, Pemkot tengah memperkuat kelembagaan dalam hal ini TKPK yang juga telah diperbaharui strukturnya.

"Jadi kita merapatkan barisan, memperkuat kelembagaannya dalam hal ini timnya," ujar Ananta saat ditemui, Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Kapolres Kubar Ajak Masyarakat Berantas Kebodohan dan Perangi Kemiskinan

Susunan terbaru TKPK Samarinda diketuai oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi. Ananta, Kepala Bappedalitbang yang dulu menjadi ketua kini menjadi sekretaris dibantu oleh tiga Organisasi Perangkat Daerah lainnya.

"Timnya itu sudah diperbaharui melibatkan beberapa unsur OPD yang terkait, di samping itu yang dulunya ketuanya adalah kepala Bappedalitbang sekarang ketuanya itu ada Wakil Wali Kota," jelasnya.

Dengan susunan yang baru diharapkan tim akan semakin kuat dalam memberantas kemiskinan terutama kemiskinan ekstrim, sebagaimana perintah Presiden RI Jokowi.

Ditargetkan kemiskinan ekstrim di Samarinda sudah diangkat 0 persen pada 2024 mendatang.

"Ada Perintah dari Presiden terkait dengan pengentasan kemiskinan ekstrim, pengentasan kemiskinan ekstrim ini akan diharapkan 0 persen di tahun 2024," tuturnya.

Sebagai informasi kemiskinan ekstrim adalah adalah kondisi ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Baca juga: Jalin Kerja Sama Kemitraan Pendampingan UMKM, Pemerintah Akselerasi Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Dikatakan saat ini angka kemiskinan ekstrim di Samarinda ada sekitar 8 ribu jiwa atau 8 persen dari jumlah masyarakat miskin di Samarinda.

Khusus di Samarinda ada sekitar 8 persen dari 4,99 persen itu sekitar 8000 jiwa yang dianggap datanya oleh Kementerian itu ekstrim.

"Itu yang harus kita tuntaskan," pungkas Ananta. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved