Berita Samarinda Terkini

Realisasi BLT Dampak Kenaikan BBM ke UMKM Masih Menunggu SK Gubernur Kaltim

Bantuan langsung tunai (BLT) dari Pemprov Kaltim menarget para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masih tunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Isran Noor

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Aris
DOK. TRIBUNKALTIM.CO
Kepala Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan UMKM Kaltim, M. Sa'duddin. (DOK. TRIBUNKALTIM.CO) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bantuan langsung tunai (BLT) dari Pemprov Kaltim menarget para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Isran Noor.

BLT ini sendiri, dalam rangka dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Muhammad Sa'duddin yang menyampaikan hal tersebut.

Dia juga menginformasikan, untuk tahap verifikasi terhadap semua data calon penerima bantuan dari seluruh Kabupaten/Kota se-Kaltim telah rampung dilaksanakan.

Baca juga: Breaking News: Polresta Samarinda Kembali Gagalkan Peredaran Sabu Seberat 2 Kilogram

Verifikasi data juga mengacu pada petunjuk teknis (juknis) calon penerima bantuan.

Seperti halnya, memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Bukan aparatur negeri sipil (ASN), TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD, dan harus penduduk Kaltim.

"Sudah selesai prosesnya (verifikasi) dari pekan lalu. Saat ini diusulkan rancangan keputusan Gubernur-nya di Biro Hukum. Nanti dalam bentuk SK Gubernur," terang Sa'duddin, Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Pemkot Samarinda Targetkan 0 Persen Kemiskinan Ekstrim Tahun 2024

Jika nantinya SK Gubernur telah terbit, Disperindagkop juga bakal membahas bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara untuk mekasnisme penyaluran BLT.

"Dengan pihak Bank yang akan membagikan sesuai dengan SK Gubernur. Kami inginnya cepat, awal Desember ini sudah bisa dilakukan pencairan," kata Sa'duddin.

Bantuan yang diberikan juga diharap Sa'duddin bisa dipergunakan sesuai pemanfaatannya oleh penerima dari UMKM.

"Saya harap semoga bermanfaat dan dapat digunakan sebaik mungkin untuk keberlanjutan usaha UMKM," harapnya.

Sekadar informasi, dana yang dipergunakan untuk pemberian BLT ke pelaku UMKM bersumber dari dua persen dari nilai dana transfer pusat yang kurang lebih pada kisaran Rp 30 miliar. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved