Berita Penajam Terkini

Pemkab Penajam Paser Utara Berencana Naikkan NJOP Tanah, Besarannya Tergantung Zona

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berkeinginan agar Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah di PPU, bisa mengalami penyesuaian.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) berencana menaikkan NJOP tanah di PPU. TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berkeinginan agar Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah di PPU, bisa mengalami penyesuaian.

Rencana itu, diakui Plt Bupati PPU Hamdan, telah bergulir sejak lama.

"Rencana menaikkan NJOP itu sudah lama digulirkan, cuma menaikkan NJOP ini harus hati-hati," ungkapnya pada Minggu (4/12/2022).

Bahkan, Pemerintah Daerah telah menyiapkan format untuk penyesuaian NJOP tanah tersebut, seiring penetapan angka yang dirasa ideal.

Hamdam menjelaskan, pertimbangan NJOP berencana dinaikkan karena merupakan salah satu sektor pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga: Pemerintah Pusat Diharapkan Terbitkan Regulasi Untuk Kemudahan Berinvestasi di Penajam Paser Utara

"Sementara kita perlu juga tambahan PAD, salah satu pemasukan PAD kita kan dari situ," tambahnya.

Hanya saja, kata dia, nilai yang ditetapkan untuk NJOP tersebut tidak bisa terlalu tinggi, sebab dikhawatirkan investor akan menarik diri.

Menurut dia, semakin tinggi NJOP akan berdampak pada minat investor yang akan berinvestasi di Benuo Taka.

"Kalau NJOP mahal bisa jadi investasi juga bisa menarik diri," ujarnya.

Baca juga: Korea Selatan Berminat Bangun Perusahaan Solar Panel di Penajam Paser Utara

Sekadar diketahui, regulasi penyesuaian NJOP tanah di wilayah PPU dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 590/210/2018 tentang Penetapan Peta dan Hasil Zona Nilai Tanah Kabupaten PPU tahun 2018.

SK tersebut mengatur zona nilai tanah tertinggi berada di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam mencapai Rp 4,5 juta per meter.

Sementara di Kecamatan Babulu terdapat 27 zona atau wilayah dengan harga NJOP tanah antara Rp 4.000 sampai Rp 1 juta per meter. (*)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved