Berita Samarinda Terkini

Dinsos Samarinda Akan Beri BLT Kepada 9 Ribu Warga Miskin Ekstrim

Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DinsosPM) Kota Samarinda, mengumpulkan 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah

Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA
Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DINSOSPM) Kota Samarinda, menggelar bintek di Hotel Grand Sawit Samarinda Kalimantan Timur, Senin (5/12/2022).TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Samarinda, mengumpulkan 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah di Hotel Grand Sawit Samarinda Kalimantan Timur, Senin (5/12/2022).

Hal itu dilakukan dalam rangka memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penasaran, Percepatan, Penghapusan Kemiskinan Ekstrim di Kota Samarinda.

Di mana itu merupakan amanat dari Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 4 Tahun 2022. Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Sehingga pada kegiatan Bimtek tersebut, dipaparkan kepada SKPD terkait tiga intervensi yang akan disasar.

"Makanya kita laksanakan workshop itu, kita undang 15 OPD, kita undang Lurah, Camat, supaya juga mereka tahu bawa kita ada 3 intervensi yang kita sasar," ujar Kepala Dinsos PM, Isfihani saat ditemui, Senin (5/12/2022).

Baca juga: Berikut 3 Upaya Pemkot Samarinda untuk Wujudkan 0 Persen Kemiskinan Ekstrim 2024

Baca juga: Pemkot Samarinda Targetkan 0 Persen Kemiskinan Ekstrim Tahun 2024

Sasaran pertama, adalah dengan mengurangi beban keuangan masyarakat miskin ekstrim melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai.

BLT itu diberikan kepada 9 ribu orang yang terdata sebagai masyarakat miskin ekstrim.

"Kita rencanakan Rp 300 ribu per orang," bebernya.

Pemberian bantuan ini merupakan langkah jangka pendek oleh Pemkot Samarinda dalam mengupayakan 0 persen masyarakat miskin ekstrim pada 2024.

Sasaran kedua, dengan membangun usaha ekonomi produktif.

Artinya dengan melakukan pembinaan kepada mereka untuk dapat menjalankan usaha dengan profesional.

"Nah disini kerjasamanya dengan OPD terkait, misalnya di UKM ada, jangan diambil dari yang di luar P3KE, pokoknya ini data kita, kita matangkan ini, yang 9 ribu kita tuntaskan," jelasnya.

Terakhir, Pemkot akan melakukan pengentasan di daerah yang menjadi kantong-kantong kemiskinan di Samarinda.

Saat ini di Samarinda, wilayah dengan warga miskin terbanyak adalah di Samarinda Utara dengan 1587 masyarakat miskin yang terdata di sana.

Baca juga: Komisi I DPRD Bontang Rampungkan Pembahasan Raperda Kemiskinan

"Di Samarinda Utara itu ada 1587 orang miskin, yang paling banyak di Kota Samarinda aini, Samarinda Utara," terangnya.

Dikatakan salah satunya kegiatan yang akan dilaksanakan dalam mengentaskan kantong-kantong kemiskinan adalah bedah rumah.

Terkait dengan pendataan rumah yang akan di bedah, akan berdasar kepada data 9 ribu masyarakat miskin ekstrim.

"Tapi datanya dari kita, jadi jelas standarnya kelihatan, kalau 9 ribu nih udah berkurang berapa nih," pungkasnya. (*)


Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved