Berita Bontang Terkini

Serap Dana Stimulan, RT 21 Bontang Baru Beri Pelatihan Pembuatan Sosis dan Nugget

Ketua RT 21 Bontang Baru, Samsul Hadi menuturkan, kegiatan pelatihan dari program stimulan RT ini telah berlangsung di wilayahnya.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
HO/PEMKOT BONTANG
Pelatihan pembuatan sosis dan nugget di RT 21 Bontang Baru yang diikuti beberapa warga di Kota Bontang, Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - RT 21 Bontang Baru, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, memberikan pelatihan pembuatan makanan bagi warga secara cuma-cuma alias gratis.

Pelatihan yang digagas ini merupakan bagian dari program prioritas dana Stimulan RT Pemkot Bontang.

Ketua RT 21 Bontang Baru, Samsul Hadi menuturkan, kegiatan pelatihan dari program stimulan RT ini telah berlangsung di wilayahnya beberapa waktu lalu.

Pelatihan yang diberikan ke 5 warganya itu, yakni pembuatan sosis dan nugget.

Baca juga: Dorong Pertumbuhan UMKM, Pemkot Bontang Siapkan 77 Ajang Kegiatan di Tahun Depan

Pelatihan ini digelar secara gabungan bersama 5 RT untuk satu kelompok masyarakat di Bontang Baru.

“Ada 6 RT yang ikut pelatihan. Yang kasi pelatihan itu LPK BBEC Bontang. Pelatihanya beda-beda. Ada untuk pembuatan amplang ada juga untuk makanan lain. Yang ikut itu 6 RT diantaranya RT 02, 06, 09, 22 dan 21,” ujarnya, Senin (5/12/2022).

Tidak hanya pelatihan pembuatan makan, warga juga mendapat pelajaran mengenai pembuatan kemasan dan pemasaran produk.

Setelah ini, peserta yang ikut pelatihan akan langsung melakukan praktek pembuatan produk.

Baca juga: Para RT Sambut Baik Wacana Pemkot Bontang Bagikan Motor Operasional Tahun Depan

“Tapi nanti, kami baru pesan alat-alatnya. Seperti kompor, open, penggorengan dan beberapa item lainya yang diperlukan,” kata Samsul.

Alat-alat yang akan jadi inventaris RT 21 itu nantinya akan dipergunakan secara umum oleh warga yang ingin belajar.

5 peserta yang telah mendapat pelatihan itu juga ditugas untuk memberikan pelajaran bagi warga ingin ikut belajar.

“5 warga yang jadi peserta itu nanti akan praktek pakai alat kita. Kemudian dia juga akan memberikan pelajaran ke warga lainya,” bebernya.

Nanti, kata Samsul, produk pertama yang dilauncing akan dijual lebih dulu ke warga sebagai percobaan.

Baca juga: Dukung Terwujudnya Kota Layak Anak, PKT Raih Penghargaan Perusahaan Sahabat Anak dari Pemkot Bontang

Jika produknya dinilai layak, maka akan dilakukan produksi massal untuk diperjual belikan secara umum.

“Program ini kan sejatinya untuk pemberdayaan dan penguatan UMKM. Jadi semua warga berhak ikut belajar dengan menggunakan alat RT,” terangnya.

Sebenarnya program stimulan RT yang diperuntukkan untuk pemberdayaan masyarakat dan penguatan UMKM, sangat bermanfaat bagi warga.

Hanya saja untuk masukan, dana stimulan RT 2023 nanti diharap juga bisa diperuntukkan untuk kegiatan lingkungan.

Sebab permasalahan di setiap RT ada banyak. Belum lagi seperti di wilayah yang rawan banjir.

“Ini masukan saja buat tahun depan, dana stimulan RT mungkin bisa sebagian diperuntukkan untuk kegiatan lain. Misalnya perawatan lingkungan dan beberapa pembuatan fasilitas lain. Jadi bukan cuman buat UMKM,” harap Samsul. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved