Berita Nasional Terkini

Kasus Subang Terbaru, Benarkah Polisi Sudah Kalah dari Pembunuh Ibu dan Anak? Begini Analisanya

Polisi sebenarnya sudah kalah dan tak bisa mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang atau kasus Subang? begini analisanya.

Editor: Doan Pardede
(KOMPAS.COM/BAGUS AJI PANUNTUN)
KASUS SUBANG TERBARU - Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana di Lembang saat ditemui Selasa (3/5/2022). Polisi sebenarnya sudah kalah dan tak bisa mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang atau kasus Subang? begini analisanya. 

TRIBUNKALTIM.CO -  Polisi sebenarnya sudah kalah dan tak bisa mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang atau kasus Subang? begini analisanya.

Hingga saat ini. terhitung sudah lebih dari 1 tahun kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang ditangani pihak Kepolisian.

Namun, siapa siapa pembunuh Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang ditemukan tewas mengenaskan di bagasi mobil Alphard pada 18 Agustus 2021 lalu masih menjadi misteri.

Pada Agustus 2022 lalu, Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana mengungkap titik terang kasus yang merenggut nyawa Tuti dan Amalia.

Baca juga: Kasus Subang Terbaru, Terkuak Jam Berapa Sebenarnya Yosef ke TKP Pembunuhan? Terkuak 1 Kejanggalan

Jack Batubara, seorang YouTuber yang cukup sering mengulas kasus Subang membahas salah satu kabar yang beredar, yang menganggap Polisi sebenarnya sudah menyerah terkait pengungkapan kasus Subang alias kalah dari penjahat.

Terkait hal ini, Jack Batubara mengaku tak sepakat.

Menurutnya, polisi tidak menyerah dan hanya sangat berhati-hati dalam mengungkap kasus Subang.

"Saya berpendapat tidak mungkin Polisi kalah sama penjahat. Mungkin, aparat Kepolisian sangat hati-hati di dalam mengangani kasus ini, untuk menentukan tersangkanya siapa dalangnya siapa," katanya.

Terkait penanganan kasus Subang, dia juga mengutip beberapa pendapat yang beredard di masyarakat yang layak menjadi masukan bagi Kepolisian.

Salah satunya adalah terkait minimnya petunjuk yang menjadi kendala dalam pengungkapan kasus.

Mengutip perkataan ahli, kata Jack Batubara, minimnya bukti bukan menjadikan sebuah kasus tidak bisa diungkap.

"Pasti banyak info-info," katanya.

Adanya masukan dari masyarakat agar polisi menetapkan salah seorang saksi menjadi tersangka juga menurutnya layak untuk dipertimbangkan. 

Dia juga mengutip perkataan Kuasa Hukum Danu, Achmad Taufan Soedirjo yang menyebut bahwa penanganan kasus ini cuma menunggu keberanian Polisi saja.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved