Lewat Smartphone dengan TMC, Warga Balikpapan Bisa Lebih Mudah Pantau Kepadatan Lalu Lintas

Dishub Kota Balikpapan menghadirkan TMC untuk mempermudah masyarakat yang ingin melihat situasi kepadatan lalu lintas.

Editor: Diah Anggraeni
HO
Dishub Kota Balikpapan menghadirkan TMC untuk mempermudah masyarakat yang ingin melihat situasi kepadatan lalu lintas. 

TRIBUNKALTIM.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan sebagai instansi yang bertanggung jawab dalam kegiatan lalu lintas terus berupaya memberikan informasi dan imbauan secara persuasif.

Dalam Dishub Menyapa yang hadir setiap minggu di kanal YouTube, Dishub bekerja sama dengan Tribun Kaltim dan Smart FM selalu hadir dengan informasi-informasi terbaru terkalit kegiatan lalu lintas di Kota Balikpapan.

Dishub Menyapa edisi Selasa (6/12/2022) bersama Dishub Balikpapan Bidang Pengawasan, Riki membahas mengenai efektivitas TMC atau traffic management system sebagai bagian dari Smart City.

Baca juga: Dishub Balikpapan Tegaskan Kendaraan Niaga Wajib KIR Tiap 6 Bulan Sekali

Tugas TMC, yaitu membantu baik Dishub maupun para warga untuk memantau situasi terkini dari setiap jalan raya yang ada di dalam kota.

TMC dapat diakses melalui smartphone hanya dengan meng-install aplikasi TMC.

"TMC di Balikpapan hadir dari 2018 dan sekarang sudah hampir 100 CCTV tersebar di penjuru Kota Balikpapan untuk mempermudah masyarakat yang ingin melihat situasi atau bepergian terutama di hari libur pasti akan sangat membantu," tuturnya.

Dalam CCTV di TMC ada kotak-kotak berwarna mulai dari hijau, merah dan lainnya.

Arti dari setiap kotak ini dijelaskan oleh Riki.

"Ini namanya VID (Video Image Detector). Jadi CCTV kita sudah mampu mendeteksi kendaraan baik roda 2, roda 4, maupun kendaraan berat. Makna dari warna-warna itu sendiri beragam. Kalau warna biru itu adalah luas penangkapan detectornya. Kalau warna merah itu kendaraannya. Kalau yang hijau itu jarak antar kendaraan. VID ini mampu menghitung jumlah kendaraan yang melintas," ujarnya.

Baca juga: Dishub Balikpapan Kurangi Kepadatan Lalu Lintas Lewat Angkutan Antar Jemput Siswa

VID juga dapat melakukan rekayasa lalu lintas seperti mengatur durasi lampu merah di jalan yang terdapat CCTV-nya.

"Ini juga bisa mempermudah karena misalnya contoh di daerah persimpangan arus lalu lintasnya padat, lampu merahnya akan berubah sendiri nanti. Jadi makin padat makin panjang hijaunya secara otomatis. Namun untuk sementara ini fitur ini baru berlaku di beberapa simpangan dulu yang kepadatan lalu lintasnya luar biasa,” tambahnya.

Sebagai alat pemantau TMC lebih diperuntukan untuk kendaraan sehingga untuk fitur Face ID belum terdapat pada VID.

"VID ini gunanya lebih ke pemantau kepadatan lalu lintas jadi belum ada fitur Face ID jadi kepada teman-teman jangan takut diapa-apai. Jadi ini peruntukannya untuk mendata jumlah kendaraan. Tapi teman-teman tetap harus patuhi peraturan lalu lintas. Jadi jangan takut sama petugas dan kamera, karena kamera ini tugasnya hanya membantu," tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved