Berita Kaltim Terkini

Ekspor Kaltim Periode Januari-Oktober 2022 Naik, Terbesar Berasal dari Pelabuhan Samarinda

Ekspor Provinsi Kalimantan Timur tercatat secara kumulatif meningkat pada periode Januari-Oktober 2022.

HO/TRIBUNKALTIM.CO
Ilustrasi Pelabuhan Peti Kemas Palaran. Ekspor Provinsi Kalimantan Timur tercatat secara kumulatif meningkat pada periode Januari-Oktober 2022, terbesar berasal dari Pelabuhan Samarinda dengan nilai 8,13 miliar Dollar AS atau 27,23 persen. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ekspor Provinsi Kalimantan Timur tercatat secara kumulatif meningkat pada periode Januari-Oktober 2022.

Nilai ekspor migas Kaltim Januari–Oktober 2022 capai 2,34 miliar Dollar AS atau naik 120,30 persen, sementara ekspor nonmigas mencapai 27,54 juta Dollar AS atau naik 54,35 persen.

"Nilai ekspor pada periode Januari-Oktober 2022 mengalami kenaikan jika dibanding periode yang sama tahun 2021," ujar Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kaltim Yusniar Juliana.

Sementara itu, neraca perdagangan Kaltim Oktober 2022 mengalami surplus 2,67 miliar Dollar AS

Sektor nonmigas surplus sebesar 2,85 miliar Dollar AS, sedangkan di sektor migas defisit 178,04 juta Dollar AS.

Baca juga: Wamentan Bahas Komoditas Ekspor dan Tinjau Aplikasi Si Etam di Balai Karantina Pertanian Balikpapan

Ekspor Kaltim pada Oktober 2022 mencapai 3,26 miliar Dollar AS, turun 2,06 persen jika dibandingkan dengan nilai ekspor September 2022.

Namun, dibanding Oktober 2021, nilai ekspor naik sebesar 11,89 persen.

"Ekspor nonmigas Oktober 2022 mencapai 3,02 miliar Dollar AS turun 2,04 persen dibanding September 2022," kata Yusniar.

Lebih lanjut dia menjelaskan, penurunan terbesar ekspor nonmigas pada Oktober 2022 dibanding September 2022 terjadi pada golongan barang bahan bakar mineral yang turun 93,08 juta Dollar AS atau 3,50 persen.

Baca juga: Pupuk Kaltim Tingkatkan Produksi Sasar Pasar Ekspor, Dukung Upaya Pupuk Indonesia Ekspansi Global

Sedangkan kenaikan terbesar terjadi pada golongan barang bahan kimia anorganik yang naik 46,49 juta Dollar AS atau 114,53 persen.

Dilihat dari sektor, ekspor nonmigas Januari–Oktober 2022 meningkat jika dibanding dengan periode yang sama tahun 2021.

"Hasil tambang naik sebesar 76,43 persen, hasil industri naik sebesar 15,73 persen dan ekspor hasil pertanian naik 0,02 persen," beber Yusniar.

"Nilai ekspor nonmigas terbesar pada Oktober 2022 dengan tujuan ke Tiongkok dengan nilai mencapai 776,73 juta Dollar AS, disusul India sebesar 438,81 juta Dollar AS dan Jepang sebesar 419,29 juta Dollar AS, dengan kontribusi ketiganya mencapai 54,19 persen.

Baca juga: Produksi hingga Ekspor CPO Buat Stok Stabil di Akhir September

Sedangkan untuk ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa masing-masing sebesar 543,26 juta Dollar AS dan 162,12 juta Dollar AS," kata Yusniar.

Yusniar menambahkan, jika dilihat dari pelabuhan asal barang, ekspor Kaltim pada Januari–Oktober 2022 terbesar berasal dari Pelabuhan Samarinda dengan nilai 8,13 miliar Dollar AS atau 27,23 persen.

Disusul Pelabuhan Balikpapan sebesar 6,46 miliar Dollar AS atau 21,63 persen dan Pelabuhan Tanjung Bara sebesar 5,32 miliar Dollar AS atau 17,82 persen. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved