Berita Kaltim Terkini

E-Katalog Produk Bakan Dimaksimalkan Pemprov Kaltim untuk Kembangkan UMKM Digital

E-Katalog bakal mulai dimaksimalkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung pengembangan hilirasi sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM

HO/TRIBUNKALTIM.CO
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni memaparkan E-Katalog Produk untuk mengembangkan ekspor UMKM Kaltim, Jumat (9/12/2022) saat pembukaan gelaran "Kaltim Paradise of The East" di Kota Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - E-Katalog bakal mulai dimaksimalkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung pengembangan hilirasi sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Sekadar diketahui, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kaltim sudah meluncurkan Elektronik Katalog Produk/Komoditi Unggulan Non Migas dan Non Batubara.

E-Katalog Produk/Komoditi Unggulan Non-Migas Non-Batubara resmi diluncurkan pada Senin (28/11/2022).

Adanya E-Katalog Produk juga diharapkan dapat mendorong perkembangan dan pemberdayaan UMKM serta geliat Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI).

Meski, di satu sisi diakui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim Sri Wahyuni masih terdapat kendala dalam pemanfaatan E-Katalog Produk.

Baca juga: Bangun Jejaring Bisnis Ke Bumi Sriwijaya, Transaksi UKM Kaltim Langsung Tembus  Rp 18,3 miliar

Misalnya untuk event organizer, pihaknya masih kesulitan mendapatkan pelaku usaha untuk masuk dalam di E-Katalog Produk.

"Salah satu kendalanya karena event organizer ini banyak yang belum memiliki sertifikasi kompetensi mulai dari komponen atau tingkatan yang mensyaratkan agar event organizer ini bisa masuk di E-Katalog Produk," kata Sri Wahyuni saat pembukaan acara khusus UMKM garapan BI Kaltim bertema ”Kaltim Paradise of The East”, Jumat (9/12/2022) di Big Mall Samarinda.

Sri Wahyuni berharap mulai akhir tahun ini hingga sampai awal tahun 2023 dan seterusnya semakin banyak pelaku ekonomi kreatif yang masuk di E-Katalog Produk.

Dia mengemukakan, Pemprov dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga akan memetakan mana yang akan didorong lebih dahulu untuk sertifikasi.

"Begitu masuk di E-Katalog Produk maka akan lebih mudah bagi jajaran perangkat daerah Provinsi Kaltim dan juga lembaga Pemerintah (vertikal) atau lainnya untuk melakukan kerja sama dan juga membantu perluasan pasar bagi UMKM kita," ucap Sri Wahyuni.

Baca juga: Ekspor UMKM Batik dan Kopi Asal Provinsi Kaltim Didorong Masuk Pasar Global

Disperindagkop UKM Kaltim Targetkan 100 UMKM masuk E-Katalog Produk 2023

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) UKM Kaltim, Ali Wardana mengatakan, pihaknya berusaha mencapai 100 UKM ekspor pada tahun 2023 yang ditargetkan Gubernur Isran Noor.

E-Katalog Produk yang kini sudah aktif merupakan program aksi perubahan dalam upaya ekspor nonmigas Kaltim agar tidak melulu didominasi batubara saja.

Nonmigas dan nonbatubara ditarget meningkat melalui E-Katalog Produk unggulan Kaltim ketika 21 produk komoditi katalog berhasil diseleksi dan telah masuk ke website Disperindagkop Kaltim.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved