Berita Kutim Terkini

Jelang Pelas Tanah di Kutim, Sultan Kutai Kartanegara Tunjuk Juriansyah Jadi Pemangku Adat

Kabupaten Kutai Timur (Kutim) khususnya penduduk pribumi dan sejumlah tokoh masyarakat adat, tengah mempersiapkan diri menjelang Pesta Adat Pelas Tana

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Juriansyah LH yang ditunjuk langsung oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura untuk mengemban amanah sebagai Pemangku Adat Kabupaten Kutim.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA- Kabupaten Kutai Timur (Kutim) khususnya penduduk pribumi dan sejumlah tokoh masyarakat adat, tengah mempersiapkan diri menjelang kegiatan Pesta Adat Pelas Tanah.

Acara adat tahunan tersebut akan digelar di Lamin Adat Kutai, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, pada tanggal 25 hingga 30 Desember 2022.

Selain itu di tengah rangkaian acara juga akan dilangsungkan prosesi pengukuhan terhadap Pemangku Adat Kabupaten Kutim, Juriansyah LH yang ditunjuk langsung oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura untuk mengemban amanah tersebut.

Juriansyah LH yang juga tokoh masyarakat adat Kutai di Sangatta mengaku tidak menyangka telah mendapat penunjukan langsung oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura untuk melaksanakan tugas kepengurusan adat istiadat Kutai se-kabupaten.

Baca juga: Erau Adat Pelas Benua 2022 Selesai Digelar, Wagub Kaltim Sebut Bentuk Melestarikan Adat Budaya

Baca juga: Prosesi Merebahkan Tiang Ayu, Tanda Berakhirnya Erau Adat Pelas Benua 2022

"Hal yang tidak saya sangka, di tunjuk lansung dan di amanahkan oleh kesultanan kutai kartanegara ing martadipura untuk mengurus adat sekabupaten kutai timur," ungkap Juriansyah seperti dikutip dalam rilis.

Eks Kepala Adat Desa Swarga Bara yang menjabat selama kurang lebih 6 tahun, terbilang telah sukses menunjukkan jati dirinya, sebagai pemimpin adat setelah berhasil mendirikan Rumah Adat Lamin Kutai di Desa Swarga, tepatnya di Kabo Jaya Kawasan Telaga Batu Arang.

Juriansyah mengaku sangat bersyukur bahwasanya lamin adat tersebut dibangun dengan modal swadaya masyarakat.

Ditambah dengan keinginan serta usaha yang keras dari para tokoh dan kerjasama masyarakat sekitar, bahkan akan diresmikan langsung oleh yang mulia Sultan Kutai Kartanegara.

"Alhamdulillah rumah adat yg di bngun dengan sederhana akan di resmikan lansung oleh yang mulia Sultan Kutai Kartanegara yang dengan keseriusannya mengeluarkan Surat SK pemangku adat," ucapnya.

Setelah Rumah Adat Lamin Kutai diresmikan oleh yang mulia Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Adji Mohammad Arifin, agenda kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Dengan diterimanya SK tersebut dijadwalkan giat pelantikan terhadap Juriansyah selaku Pemangku Adat Kabupaten Kutim yang akan dikukuhkan secara resmi oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, berdasarkan SK Nomor : 045 / 5K - I/ IV / 2022.

Juriansyah sendiri merupakan adik kandung dari seorang mantan kepala adat besar yaitu Almarhum H JONO LH.

Rangkaian acara tersebut juga telah diatur sedemikian rupa oleh pihak panitia yang diketuai oleh Ismail AD, yang kini tengah menjabat sebagai Kepala Adat Desa Swarga Bara, melanjutkan kepemimpinan terdahulu.

Ismail menyebut pihaknya telah memaksimalkan segala persiapan dan kebutuhan kegiatan acara yang akan berlangsung selama kurang lebih 6 hari itu.

Baca juga: Tiang Ayu Berdiri Pertanda Erau Adat Pelas Benua 2022 di Kutai Kartanegara Dimulai

Dirinya pun tidak lupa meminta do'a dan dukungan masyarakat guna lancarnya agenda tersebut.

"Cukup mateng persiapan ini kita jalanin dan pikirkan harapan kami untuk seluruh masyarakat adat dan kutai timur di mohon bantu doa agar akan berjalan dengan lancar dan sukses," harap Ismail yang juga Ketua panitia penyelenggara kegiatan Pesta Adat Pelas Tanah. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved