Berita Samarinda Terkini

Terlibat Perkelahian, Seorang Remaja 14 Tahun Jadi Korban Penikaman Pelajar Seusianya di Samarinda

Masih anak baru gede (ABG), R (14) nyaris menghilangkan nyawa pelajar seusianya, Jumat (9/12/2022).

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Senjata tajam (sajam) jenis badik yang dibuang oleh pelaku setelah melukai korban di Jalan M Said Samarinda/ HO-Sat Samapta Polresta Samarinda. (TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Masih anak baru gede (ABG), R (14) nyaris menghilangkan nyawa pelajar seusianya, Jumat (9/12/2022).

Pasalnya, R nekat menikam A (14) dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis badik saat terlibat perkelahian di Jalan M. Said, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, sore tadi.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Samapta Kompol Ahmad Abdullah menjelaskan, dari keterangan saksi T (14), yang juga rekan korban, kala itu mereka baru saja pulang sekolah.

Memang jelasnya, saat berada di sekolah korban mengalami permasalahan internal dengan teman seangkatannya.

Baca juga: Program Pengentasan Warga Miskin Ekstrem Nol Persen di Samarinda Mulai Diterapkan 2023

"Jadi sepulang sekolah korban datang ke rumah saksi ini minta diantarkan pulang," jelas Kompol Ahmad Abdullah.

Namun setibanya di TKP, saksi dan korban dihadang oleh R bersama rekannya hingga terjadi perkelahian.

"Tidak lama tersangka mengeluarkan sajam dan berupaya menusuk tubuh korban. Kena di area bawah ketiak kiri," jelasnya.

Usai melakukan itu pelaku melarikan diri dan membuang sajam yang digunakan tersebut.

Baca juga: Dijanjikan Upah Rp 300 Ribu, Jumriyanor Nekat Jadi Kurir Sabu, Berakhir di Sel Polresta Samarinda

Korban pun sempat dibawa oleh saksi sampai di Jalan Ring Road.

Di sana warga yang melihat langsung menghubungi layanan polisi 110 yang direspon cepat oleh personel Beat Patroli 110 Sat Samapta Polresta Samarinda.

"Personel kami langsung membawa korban ke RS Hermina. Sedangkan temannya atau saksi dibawa ke Polsek Sungai Kunjang untuk dimintai keterangan," jelasnya.

Baca juga: Wali Kota Samarinda Andi Harun Sebut Operasi Pasar Murah Bakal Terus Berlanjut hingga Tahun Depan

Kompol Ahmad Abdullah juga mengimbau kepada seluruh warga Kota Samarinda apabila menemukan tidak pidana apapun, agar segera menghubungi layanan Polisi di 110.

"Menghubungi layanan 110 itu gratis. Jadi jangan ragu menghubungi agar Kamtibmas di Kota Samarinda tetap kondusif," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved