Virus Corona di PPU

Update Covid-19 Penajam Paser Utara, Kecamatan Waru Sudah Zona Hijau

Meski demikian, angka pasien yang dinyatakan sembuh juga cukup tinggi, sehingga satu kecamatan sudah berstatus zona hijau

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Kepala Dinas Kesehatan PPU dr. Jansje Grace Makisurat.TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM- Kasus Covid-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali ditemukan.

Tim Satgas Covid-19 PPU pada Jumat 9 Desember 2022 merilis, masih ada pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Meski demikian, angka pasien yang dinyatakan sembuh juga cukup tinggi, sehingga satu kecamatan sudah berstatus zona hijau.

“Masih ada kasus positif, tetapi yang sembuh juga cukup banyak," ungkap Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr. Jansje Grace Makisurat pada Jumat (9/12/2022) dalam rilisnya.

Baca juga: Update Covid-19 di Kaltim, Kabupaten/Kota tak Masuk Lagi Zona Merah

Baca juga: Update Covid-19 di Kaltim, Dinkes Ingatkan Masyarakat Taat Prokes dan Dorong vaksinasi

Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh pada hari ini sebanyak 10 orang, baik yang menjalani isolasi mandiri maupun yang menjalani perawatan.

Kasus terkonfirmasi positif beberapa waktu terakhir ini, ditemukan di wilayah Kecamatan Sepaku, Penajam, dan Babulu.

Hal itu menyebabkan tiga kecamatan tersebut masih berstatus zona kuning.

Sementara untuk Kecamatan Waru, sudah berubah menjadi zona hijau lantaran tidak ada lagi kasus terkonfirmasi positif.

Saat ini, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Benuo Taka mencapai 11 kasus.

Dengan sebaran di Kecamatan Penajam sebanyak 2 kasus aktif, Kecamatan Sepaku 7 kasus aktif, dan Kecamatan Babulu 2 kasus aktif.

Baca juga: Masih 21 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara

Meski tren peningkatan kasus tidak begitu signifikan, namun penetapan protokol kesehatan diungkapkan dr. Grace harus tetap di perketat.

Selain itu, upaya menggenjot vaksinasi terutama untuk vaksin booster, juga terus dilakukan.

"Prokes tetap dijaga dan harus vaksin, semua dari vaksin satu sampai vaksin tiga," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved