Kamis, 9 April 2026

IKN Nusantara

Pelajaran Rusia vs Ukraina, IKN Nusantara Harus Adopsi Pertahanan Udara dan Siber

Pelajaran Rusia vs Ukraina, IKN Nusantara harus adopsi pertahanan udara dan siber

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio

TRIBUNKALTIM.CO - Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto memandang Indonesia harus bersiap mengadopsi teknologi pertahanan udara dan siber yang mutakhir untuk diterapkan di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

Dilansir dari Tribunnews.com, menurut Andi, saat ini ada teknologi-teknologi baru yang dikembangkan dan dipergunakan dalam perang yang terjadi di Ukraina.

Dalam perang tersebut, kata dia, teknologi yang paling menonjol adalah yang sifatnya air centric terutama drone yang mengandalkan artificial intelligence dan rudal yang sudah masuk ke era hipersonik.

Selain itu, kata dia, Indonesia juga perlu mengadopsi teknologi pertahanan di bidang siber berkaca dari perang di Ukraina.

Perang cyber, kata dia, terus menerus berlangsung hingga kini.

Bahkan, kata dia, berdasarkan laporan-laporan yang ada pada 4 bulan pertama perang telah terjadi sinergi antara perang cyber dengan operasi darat kinetik.

"Ini menyadarkan kami bahwa Indonesia harus bersiap melakukan adopsi teknologi tersebut dan bisa dimulai di IKN," kata Andi saat Konferensi Pers Pernyataan Akhir Tahun 2022 Gubernur Lemhannas RI di kantor Lemhannas RI Jakarta Pusat pada Rabu (21/12/2022).

Baca juga: Nusantara United, Klub Liga 2 Bakal Jadi Magnet Sepakbola di IKN Nusantara

Berdasarkan kajian di Lemhannas, kata dia, pertempuran pertama di IKN itu cenderung bersifat pertempuran udara dengan memanfaatkan teknologi-teknologi baru dan cenderung hybrid.

Teknologi-teknologi baru tersebut, kata dia, terus-menerus diamati oleh Lemhannas untuk kemudian diusulkan dan diadopsi oleh Kementerian Pertahanan serta Mabes TNI termasuk untuk penguatan pertahanan IKN ke depan.

"Oleh karena itu Indonesia diharapkan bisa segera melakukan adopsi-adopsi teknologi-teknologi terbaru ini, dalam bidang pertahanan udara, dalam bidang cyber," kata dia.

Diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi mengungkapkan, sebanyak 30 paket tender terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang berfokus pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) telah terkontrak.

"Sebagai informasi kami sampaikan per 9 November 2022, terdapat 99 paket tender/seleksi khusus untuk IKN yang berfokus pada pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan 30 di antaranya sudah terkontrak," ujar Direktur Pengembangan Jasa Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Indro Pantja Pramodo.

Indro mengatakan, bahwa pembangunan IKN Nusantara terbagi menjadi tiga tahapan. Tahapan pertama yakni pada periode 2022-2024.

Terdiri dari pembangunan infrastruktur KIPP, pembangunan perumahan di area utama IKN, dan pembangunan infrastruktur dasar seperti energi, utilitas, air, drainase dan sebagainya.

Tahapan kedua yakni periode 2025-2035 yang terdiri dari pembangunan pusat inovasi dan ekonomi, serta pengembangan sektor-sektor ekonomi prioritas.

Sedangkan untuk tahapan ketiga periode 2035-2045 yakni perluasan pengembangan kota serta konektivitas antar dan dalam kota. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved