BPH Migas dan PGN Pastikan Keamanan Distribusi Gas Bumi Nataru ke 31.121 Rumah Tangga di Tarakan

BPH Migas dan PGN memastikan keamanan jaringan distribusi gas bumi ke 31.121 sambungan rumah di Kota Tarakan.

Editor: Diah Anggraeni
HO
BPH Migas dan PGN memastikan keamanan jaringan distribusi gas bumi ke 31.121 sambungan rumah di Kota Tarakan. 

TRIBUNKALTIM.CO - PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina mengemban mandat pemerintah untuk mempercepat program konversi energi ke bahan bakar gas bagi rumah tangga di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Sejak tahun 2010, PGN mengoperasikan jaringan distribusi gas bumi rumah tangga dengan dana APBN.

Sampai dengan saat ini, PGN Area Tarakan melayani 31.121 sambungan rumah (SR) dengan panjang jaringan pipa 232 km.

Penyerapan gas bumi sebesar 0.6 BBTUD yang bersumber dari Medcoenergi dan Pertamina EP.

Baca juga: Pertamina Bersama BPH Migas Pastikan Pelayanan BBM Selama Natal dan Tahun Baru di Kaltim Lancar

BPH Migas turut berperan dalam memastikan pembangunan jargas rumah tangga dapat berjalan dengan semestinya.

Oleh karena itu, Komite BPH Migas dan pengawasan atas kegiatan penyaluran gas pada jaringan gas untuk rumah tangga dan pelanggan kecil yang akan dilaksanakan di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, 25-27 Desember 2022.

"Kunjungan BPH Migas ke Kota Tarakan bersamaan dengan komitmen PGN memastikan kelancaran penyaluran dan layanan gas bumi di masa libur Natal dan Tahun Baru. BPH Migas dan PGN bersama memastikan gas melalui pipa ke rumah-rumah warga tersalurkan dengan aman dan normal," ujar anggota Komite BPH Migas, Yapit Sapta Putra.

General Manager SOR IV mengungkapkan bahwa Kota Tarakan terbagi menjadi 4 kecamatan dan 20 kelurahan.

Dari 20 kelurahan yang tersebar di Kota Tarakan, sudah 18 kelurahan yang sudah terpasang jaringan pipa gas APBN.

"Kami berharap seluruh kelurahan di Kota Tarakan dapat menggunakan gas bumi untuk menggantikan gas tabung. Sebagai kota yang dekat dengan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, adanya jargas akan semakin memudahkan masyarakat Kota Tarakan merasakan gas bumi yang berasal dari negeri sendiri," ujar General Manager SOR IV Andaya Saputra, Selasa (27/12/2022).

Baca juga: RUPST PGN 2022 Setujui Deviden Rp 3,016 Triliun Dari Laba Bersih 2021

Pembangunan dan layanan jargas rumah tangga di Kota Tarakan tidak lepas dari sinergi antara PGN, pemerintah, dan stakeholder lainnya.

Terkini, PGN menambah pembangunan jargas di Kota Tarakan dengan anggaran tahun 2020 sebanyak 5.034 SR, beberapa diantaranya Kel. Karang Harapan, Kel. Karang Anyar B, Kel Karang Anyar Pantai B, Kel. Juata Kerikil, dan Kel. Juata Permai.

Kini PGN telah melayani rumah tangga di 67 kota/ kabupatan di 17 provinsi.

Pada tahun 2022, PGN juga membangunan jargas dengan dana APBN di 12 kabutapen/ kota, salah satunya berada di wilayah SOR 4 yaitu Kabupaten Wajo sebanyak 4.500 SR.

Baca juga: Pertamina Pastikan Kilang Berjalan Optimal untuk Dukung Kesiapan Hadapi Natal dan Tahun Baru

Secara keseluruhan, pelanggan rumah tangga PGN yang ada saat ini mencapai 794.145 SR.

Wilayah Kota Tarakan masuk ke dalam area oeprasi PGN Sales Operation Region IV (SOR IV).

Termasuk Kota Tarakan, PGN SOR 4 melayani Kutai Marangkayu, Kutai Muara Badak, Bulungan, Tarakan, Banggai, Panajam Paser Utara, Balikpapan, Samarinda, Wajo, dan Sorong.

Selain infrastruktur pipa dan pendukungnya, di PGN SOR 4 terdapat SPBG Balikpapan, LNG Bontang, LNG Donggi 5, dan LNG Tangguh di Papua. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved