Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Kubar Terkini

Dua Hari Hilang, Nelayan di Kampung Muyub Ilir Kukar Ditemukan Mengapung di Muara Benangaq 

Nelayan yang diketahui bernama Supardi (44) itu berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada Minggu (22/1) sekira pukul 09:00 Wita

Tayang:
Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Tim Sar gabungan mengevakuasi jenazah seorang nelayan yang sempat hilang pada Jumat lalu (20/1).TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR- Upaya pencarian terhadap nelayan di Kampung Muyub Ilir, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat yang hilang saat mencari ikan di perairan sungai Mahakam tepatnya di Kampung Muara Benangaq pada Jumat lalu (20/1) kini sudah membuahkan hasil.

Nelayan yang diketahui bernama Supardi (44) itu berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada Minggu (22/1) sekira pukul 09:00 Wita. 

Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan mengapung di sekitar pesisir Sungai Mahakam, di sekitar Kampung Muara Benangaq tidak jauh dari lokasi awal korban saat memasang jaring ikan.

Kepala Kampung Muyub Ilir, Fiktolius mengatakan korban berhasil ditemukan tim Sar gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat dan unsur kepolisian dibantu sejumlah warga.

Baca juga: Video Jasad Balita Tenggelam di Kukar Masih Utuh Saat Diantarkan Buaya ke Warga

Baca juga: Kisah Buaya yang Antar Jasad Balita Tenggelam ke Tepi Sungai Mahakam, Gigit Punggung Korban

"Korban berhasil ditemukan sekira pukul 09:00 pagi tadi, jenazahnya langsung di bawa ke rumah duka," katanya, Minggu (22/1).

Sebelumnya, korban sempat berpamitan kepada keluarganya untuk pergi memasang jaring ikan di sekitar area Sungai Mahakam tempat biasa korban mencari ikan sekira pukul 07:00 Wita. 

Namun hingga kurang lebih 9 jam lamanya, korban tak kunjung pulang ke rumah dan membuat pihak keluarga merasa khawatir. 

Belakangan ada warga yang sempat melihat perahu korban mengapung di sekitar sekitar Kampung Muara Benangaq

Keluarga kemudian melaporkan hal ini kepada BPBD dan saat itu juga langsung dilakukan upaya pencarian. 

"Warga langsung ikut bantu pencarian juga. Kita sempat minta dua kapal ponton ikut mencari tetapi tidak ditemukan," ujar Fiktolius. 

Baca juga: Tak Kunjung Pulang, Nelayan di Kutai Barat Diduga Tenggelam Saat Cari Ikan di Sungai Mahakam

Upaya pencarian terus berlanjut hingga memasuki hari ke tiga atau Minggu (22/1).

Sekira pukul 09 wita, korban kemudian berhasil ditemukan namun dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya korban. Jenazah dan perahu korban terlihat utuh. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved