Berita Kutim Terkini

Ratusan Peserta Ikut Turnamen Panahan Tradisional Bupati Kutim Cup 2023

Traditional Archery Tournament atau turnamen panahan tradisional Bupati Kutim Cup 2023 berlangsung sukses.

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Kegiatan turnamen panahan tradisional di Halaman Kantor Bupati Kutim. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Traditional Archery Tournament atau turnamen panahan tradisional Bupati Kutim Cup 2023 berlangsung sukses.

Turnamen yang diikuti oleh sekitar 200 atlet dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) ini berlangsung di Lapangan Helipad Kantor Bupati Kutim.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyebut bahwa tidak seperti namanya, turnamen panahan ini juga melombakan panahan profesional.

“Panahan ini tidak hanya tradisioanal tapi ada juga panahan yang profesional. Keduanya tidak jauh berbeda karena membutuhkan konsentrasi, hanya berbeda pada sisi peralatannya,” ucapnya.

Orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut juga mengucapkan selamat datang kepada para atlet Traditional Archery yang berlaga di Bupati Cup Kutai Timur 2023.

Baca juga: Turnamen Panahan Tradisional, Kompetisi Olahraga Pertama di Kutim di Awal Tahun 2023

Dia berpesan dengan adanya turnamen ini bisa menjadi wadah agar para atlet dapat mengembangkan panahan menjadi olahraga yang profesional.

Ke depannya, Turnamen Traditional Archery yang perdana digelar di Kutim ini akan menjadi agenda tahunan di Kutim.

“Oleh karena ini akan menjadi agenda tahunan, diharapkan Pengurus Cabang Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Kutim agar menyiapkan langkah-langkah untuk persiapan tahun mendatang,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua Pengurus Daerah Fespati Kaltim, Eko Rio menyampaikan Fespati di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).

Baca juga: Rakerprov Perpani Kaltim, Pengcab Harus Siapkan Atlet Panahan Untuk Seleksi Kejurnas

KORMI memiliki multievent nasional yaitu Festival Olahraga Rekresiasi Nasional atau Fornas.

Diharapkan di Fornas 2023 yang berlangsung di Jawa Barat mendatang, KORMI Kutim bisa mengirimkan penggiat-penggiatnya.

“Apabila nanti Kutim mengirim penggiat panahan tradisional ini, diharapkan Fespati Kutim siap memfasilitasi,” ujarnya.

Hal ini, lanjut Eko Rio, agar pemanah ini membuktikan telah tergabung dengan federasi, sehingga bukan pemanah liar atau asal-asalan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved