IKN Nusantara

Perlu Kepastian Hukum, Investor Tunggu PP Investasi di IKN Nusantara Terbit

Perlu kepastian hukum, investor tunggu PP Investasi di IKN Nusantara terbit

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah akan memberikan beragam insentif pajak bagi investor yang akan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

Diyakini, pemberian insentif tersebut dapat menarik minat banyak investor sehingga dapat menanamkan modalnya di IKN Nusantara.

Dilansir dari Kontan, Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi mengatakan, upaya pemerintah yang mempromosikan pembangunan IKN dan menawarkan berbagai insentif pajak bagi investor merupakan langkah yang akan membuat investor tertarik untuk menanamkan modalnya di IKN.

Terlebih lagi, Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tentang kegiatan berinvestasi di IKN akan terbit dalam waktu dekat.

"Pemerintah nampaknya tidak main-main dalam menawarkan berbagai insentif kepada para investor, karena berbagai insentif yang ditawarkan oleh pemerintah dikemas dalam satu aturan PP yang rencananya akan dikeluarkan dalam waktu dekat," ujar Diana, Sabtu (21/1).

Dia meyakini, dengan terbitnya PP tersebut maka akan semakin memberikan kepastian bagi para pengusaha yang akan menanamkan modalnya di IKN Nusantara.

"Kepastian hukum menjadi salah satu faktor utama kenapa hingga saat ini pembangunan IKN masih belum dapat menarik investor terutama dari luar negeri," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menyampaikan, ada beberapa hal yang akan membuat investor semakin tertarik untuk berinvestasi di IKN.

Menurutnya, IKN akan menjadi sebuah kota yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan serta berpotensi menjadi kota pertama yang memiliki tingkat karbon netral pada tahun 2045.

Hal ini dikarenakan dilakukannya penanaman 15 juta pohon dan melestarikan 65 persen hutan di sekitar IKN.

"Konsep IKN sebagai kota smart dan green membawa peluang yang besar bagi investor global dan penyedia teknologi untuk berinvestasi di IKN," kata Arsjad dalam keterangan resminya, dikutip Senin (23/1).

Selain itu, IKN juga dapat menjadi tolak ukur bagi negara-negara lain dalam membangun kota modern yang berkelanjutan.

Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Dhony Rahajoe mengatakan bahwa 11 Letter of Intent (LoI) dari sektor swasta kini sedang dalam proses.

Dilansir dari Kontan, Ia menjelaskan, proses yang dimaksud ialah mulai dari meneliti bagaimana skala perusahaan yang menyatakan minat, serta memadukan dengan skala prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah.

Halaman
12
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved