Berita Bontang Terkini

10 Tahun Pasar Telihan Gelap Gulita, Diskop UKMP Bontang Akui Tak Ada Laporan dari UPT

Sejak 10 tahun silam, area Pasar Telihan Bontang tak ada penerangan. Akibatnya kondisi pasar gelap gulita saat malam hari.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Kondisi Pasar Telihan di Bontang gelap gulita saat jelang petang akibat tak dialiri listrik sudah sekian lama. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Sejak 10 tahun silam, area Pasar Telihan Bontang tak ada penerangan.

Akibatnya kondisi pasar gelap gulita saat malam hari.

Kondisi yang sering dikeluhkan para pedagang itu ternyata baru diketahui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang, beberapa hari terakhir.

Saat dikonfirmasi, Kepala Diskop UKMP Bontang, Kamilan mengaku tak mengetahui jika selama ini lampu di pasar Telihan telah padam dalam waktu yang cukup lama.

Kamilan beralasan jika pengawasan terkait fasilitas ini luput akibat tidak adanya laporan dari UPT Pasar selama ini.

Baca juga: Sambangi Pasar Telihan Bontang Kalimantan Timur, Walikota Janji Perbaiki Bangunan yang Retak

“Sudah saya cek ke lokasi kalau ternyata listriknya itu padam. UPT ini baru melaporkan,” tutur Kamilan, Rabu (25/1/2023).

Kamilan memastikan perbaikan listrik yang padam 10 tahun terakhir, akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini.

Saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN Bontang terkait rencana perbaikan instalasi listrik di Pasar Telihan.

“Saya minta pedagang bersabar dulu. Soalnya, kami upayakan listrik sudah berfungsi dalam waktu dekat. Kami juga sudah hubungi PLN untuk menambah jumper listrik dan memperbaiki kerusakan,” ujarnya.

Sebelumnya, Firman, salah seorang pedagang sembako Pasar Telihan mengeluhkan kondisi tersebut.

Baca juga: Pemkot Bontang Bakal Gusur Pedagang di Dekat Pasar Tamrin

Sebab aliran listrik yang padam sejak lama itu mengganggu jual beli di pasar.

Apalagi saat menjelang sore hari, kondisi pasar gelap gulita karena tidak ada penerangan.

“Pasar jadi terasa panas. Terus dampaknya malah ke mana-mana. Air juga tidak mengalir,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved