Berita Kaltim Terkini

Biaya Haji Alami Kenaikan, Kemenag Kaltim Jelaskan Penyebabnya

Diketahui, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan kenaikan biaya haji yang harus dibayarkan oleh calon jemaah pada tahun 2023

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.co/Mohammad Fairus
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kaltim Abdul Khaliq (kiri) didampingi Kepala Bidang Haji dan Umrah Ahmad Ridani (kanan) ditemui di kantornya, Rabu (25/1/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur uraikan penyebab kenaikan biaya haji pada tahun ini.

Diketahui, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan kenaikan biaya haji yang harus dibayarkan oleh calon jemaah pada tahun 2023 menjadi sebesar Rp 69 juta.

Dibanding tahun 2022 jumlah tersebut naik 70 persen dari usulan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang mencapai Rp 98.893.909,11.

Sementara, 30 persen sisanya ditanggung oleh dana nilai manfaat sebesar Rp 29,7 juta.

Baca juga: Kemenag Paser Masih Tunggu Keputusan Resmi Kenaikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji

Biaya tersebut nantinya digunakan untuk membayar biaya penerbangan dari embarkasi ke Arab Saudi (PP) sebesar Rp33.979.784.

Akomodasi di Mekah Rp18.768.000, akomodasi di Madinah Rp5.601.840, dan biaya hidup Rp 4.080.000.

Adapun biaya lainnya yaitu visa sebesar Rp1.224.000 dan paket layanan Masyair sebesar Rp5.540.109.

"Seperti yang sudah dilihat dari hasil yang diusulkan Menteri Agama naik, itu baru usulan, belum final dan masih dikaji oleh DPR," terang Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kaltim Abdul Khaliq didampingi Kepala Bidang Haji dan Umrah Ahmad Ridani ditemui di kantornya, Rabu (25/1/2023).

Baca juga: Ini Rincian Biaya Haji di Bontang Jika Usulan Kenaikan BPHI Disepakati Pusat

Hal tersebut juga diakui, yang telah diusulkan ke DPR juga sesuai kebutuhan jemaah haji dan ada sebuah kajian dari Kemenag.

Memang ada kenaikan dari aspek akomodasi, konsumsi dan transportasi, untuk penyesuaian itu akhirnya ada kenaikan biaya haji.

"Yang terlihat seolah-olah menjadi tinggi, dana manfaat hanya 30 persen tahun ini," sebut Abdul Khaliq.

Beberapa Komponen Pemicu Kenaikan

Kenaikan biaya haji diusulkan Kementerian Agama saat rapat bersama Komisi VIII DPR RI, disebut semata-mata demi kemaslahatan umat dan keberlangsungan keuangan haji.

Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kaltim, Ahmad Ridani mengungkapkan biaya kenaikan haji sulit dihindari karena komponen yang ikut mengalami lonjakan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved