Berita Balikpapan Terkini

Perkelahian 2 Gangster di Balikpapan, Dua Warga Jadi Korban Salah Sasaran

Polresta Balikpapan berhasil mengamankan para tersangka tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Komplek Balikpapan Baru beberapa waktu lalu.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Satreskrim Polresta Balikpapan menangkap satu orang tersangka dugaan penganiayaan di Komplek Balikpapan Baru. Satu orang menjadi buronan. Polisi mencatat ada dua orang jadi korban salah sasaran. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Polresta Balikpapan berhasil mengamankan para tersangka tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Komplek perumahan Balikpapan Baru beberapa waktu lalu.

Di mana aksi penganiayaan tersebut terjadi dimulai dari perkelahian antar dua gangster di Balikpapan yang memang sudah berencana untuk melakukan perkelahian satu lawan satu.

Kasatreskrim Polresta Balikpapan Kompol Zamhuri melalui Kanit PPA Ipda Iskandar menjelaskan, aksi penganiayaan ini dimulai dari sekitar pukul 22.00 Wita.

Tersangka utama berinisial TG (22) bersama sejumlah rekannya sedang berkumpul di salah satu titik di Komplek perumahan Balikpapan Baru.

"Ada TG, RI, DR, SK, dan beberapa teman lain berkumpul. Kemudian sekitar pukul 23.00 Wita datang kelompok dari seseorang berinisial IJ dengan cara bergerombol," ungkap Iskandar, Rabu (25/1/2023).

Baca juga: Kasus Penganiayaan Anggota TNI di Balikpapan Masuk Tahap Penyidikan

Menurut dia, antarkelompok itu berniat untuk berkelahi satu lawan satu, yakni yang berinisial IJ dan AB sesuai dengan kesepakatan mereka.

Kemudian salah satu di antaranya ada yang berteriak "polisi" yang mengakibatkan kedua kelompok gangster tersebut membubarkan diri.

"Selang beberapa menit kemudian TG, RI, PA dan beberapa rekan lainnya kembali ke tempat semula. Tidak lama musuh dari kelompok lain datang, langsung memukul TG dan melarikan diri," beber Iskandar.

Tak terima, TG dan kawanannya lantas berusaha mengejar. Sesaat mengejar itulah, TG bertemu dengan seorang pemuda tak dikenal, namun dianggap musuh dan langsung dianiaya.

Padahal, kata Iskandar, korban itu tidak ada sangkut pautnya dengan rencana perkelahian mereka.

Baca juga: 7 Fakta Kasus Penganiayaan Wanita Paruh Baya di Samarinda

"Jadi tersangka TG ini salah sasaran. Bukan menyerang salah satu anggota kelompok musuhnya," ucapnya.

Akibat penyerangan itu, korban yang masih di bawah umur itu mengalami luka tusuk di bagian pantat dan pendarahan di kepala dan menjalani rawat inap di rumah sakit.

Belum selesai di situ, rekan dari kelompok TG, yakni RI, ND (16), PR (16), dan MO (15) masih memburu orang lain.

Di saat berkeliling, mereka kembali menyerang seorang pria berusia dewasa di depan klaster Van Couver.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved