6 Hewan yang Memiliki Kantung Selain Kanguru, Ada Koala yang Bulunya Cukup Tebal dan Lembut
6 Hewan yang Memiliki Kantung Selain Kanguru, Ada Koala yang Bulunya Cukup Tebal dan Lembut
TRIBUNKALTIM.CO - Berikut 6 hewan yang memiliki kantung selain kanguru.
Hewan berkantung sering disebut juga dengan hewan marsupial. Ini berasal dari kata marsupium yang artinya kantung.
Semua hewan marsupial itu mamalia yang artinya mereka berkembang biak dengan melahirkan dan menyusui anaknya.
Masa kehamilan hewan marsupial sangat singkat, hanya sekitar lima minggu, sehingga bayi marsupial masih sangat lemah ketika dilahirkan.
Oleh sebab itu, bayinya lebih aman berada di dalam kantung ibunya selama beberapa minggu, teman-teman.
Di kantung itu, bayi marsupial akan mendapatkan kehangatan dan dapat berlindung dari serangan predator.
Ketika ditanya tentang hewan marsupial atau hewan berkantung, maka banyak dari antara kita yang akan menjawab kanguru.
Baca juga: 7 Fakta Unik Hewan Domba yang Belum Banyak Orang Tahu, Miliki Daya Ingat yang Baik
Padahal, ada banyak contoh hewan marsupial yang kebanyakan tersebar di wilayah Australia. Apa saja? Cari tahu bersama, yuk!
1. Tasmanian Devil
Hewan berkantung pemakan daging ini diketahui hanya terdiri di negara bagian Pulau Tasmania di Australia.
Ukuran Tasmanian Devil ini sama dengan seekor anjing kecil dengan badan yang kekar dan berotot, teman-teman.
Ciri-ciri Tasmanian Devil ini adalah memiliki bulu yang hitam dengan bau yang tercium kuat bila ia takut.
Suaranya juga sangat keras dan mengganggu. Sifat Tasmanian Devil sangat berbahaya saat ia sedang mengasuh anak-anaknya.
2. Walabi
Tahukah teman-teman? Walabi ini berasal dari satu keluarga yang sama dengan kanguru, yakni Macopodidae.
Meskipun mereka bersaudara, terdapat beberapa perbedaan. Hewan ini bisa kita temukan di alam liar Kepulauan Aru, Papua.
Walabi ini terdiri dari 30 spesies dengan ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan kanguru.
Panjang tubuh walabi ini sekitar 30-180 sentimeter dengan berat sekitar dua hingga 24 kilogram.
Mereka mencari makan pada siang hari dan merupakan hewan herbivora, memakan rumput ubi, tunas, dan dedaunan.
3. Wombat
Wombat merupakan hewan marsupial atau hewan berkantung yang berasal dari Australia, teman-teman.
Wombat dapat menggali liang dengan gigi depannya, mirip dengan hewan pengerat. Warna kulitnya bervariasi, cokelat, abu, hingga hitam.
Wombat termasuk hewan nokturnal atau aktif di malam hari. Wombat juga dikenal sebagai hewan yang malas bergerak, lo.
Menurut penelitian, hewan ini hanya akan bergerak sejauh 200 meter dalam sehari. Itu pun hanya untuk mencari makan.
Lalu, bagaimana dengan sisa waktunya? Waktu sisanya dalam sehari hanya digunakan untuk tidur.
Wombat diketahui memiliki metabolisme yang lambat dan membutuhkan sekitar 14 hari untuk mencerna seluruh makanannya.
4. Quoll
Ini dia satu lagi hewan marsupial atau hewan berkantung asal Australia. Namanya adalah Quoll.
Hewan ini memiliki tubuh yang berbulu dan bertutul mirip kucing, wajahnya mirip tikus, dan telinganya mirip lemur.
Quoll sendiri merupakan hewan nokturnal, yakni aktif di malam hari dan tidur di siang hari, teman-teman.
Quoll juga termasuk hewan karnivora yang suka makan hewan kecil, seperti serangga, tikus, burung, kelinci, dan kadal.
5. Kuoka
Kuoka merupakan salah satu hewan yang cukup terkenal. Quokka dijuluki sebagai hewan yang selalu tersenyum.
Yap! Hal ini karena Kuoka memiliki wajah yang menggemaskan dan terlihat seperti selalu tersenyum.
Habitat asli Kuoka ada di Australia Barta, tepatnya di Pulau Rottnest. Hewan ini juga memiliki kantung seperti kanguru.
Kuoka memiliki tubuh yang mirip kelinci dan tupai. Tubuhnya pendek, kepalanya lebar, dan telinganya bulat.
Begitu dilahirkan, bayi kuoka yang disebut dengan 'Joey' akan tinggal di kantung induknya selama kurang lebih enam bulan.
Ketika ia meninggalkan kantung, bayi kuoka bergantung pada ibunya untuk menyusu selama dua bulan.
6. Koala
Koala atau hewan yang memiliki nama latin Phascolarctos cinereus memiliki bulu yang cukup tebal dan lembut.
Hewan ini mirip dengan wombat, tetapi koala memiliki telinga yang lebih besar dan kaki-tangan yang lebih panjang.
Cakar yang dimiliki koala pun biasanya lebih besar dan panjang. Cakar itu digunakannya untuk memanjat.
Berat koala beragam, mulai dari 14 kilogram untuk hewan jantan selatan yang besar dan 5 kilogram untuk hewan betina utara yang kecil.
Koala jarang minum air karena ia memakan daun eukaliptus yang sudah mengandung cukup air. Ini membuat koala jarang turun dari pohon.
Artikel ini telah tayang di Bobo.grid.id dengan judul : Tak Hanya Kanguru, 6 Hewan Ini Juga Memiliki Kantung di Perutnya, Salah Satunya Walabi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/koalanet-ilustrasi-koala.jpg)