Kunci Jawaban
Lengkap Kisi-kisi UAS UTS PTS Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 2, Soal Esai dan Kunci Jawaban
Inilah kisi-kisi UAS UTS PTS Bahasa Indonesia kelas 12 semester 2 soal esai dan kunci jawaban.
TRIBUNKALTIM.CO - Inilah kisi-kisi UAS UTS PTS Bahasa Indonesia kelas 12 semester 2 soal esai dan kunci jawaban.
Kisi-kisi UAS UTS PTS Bahasa Indonesia kelas 12 semester 2 bisa menjadi bahan bagi siswa agar lebih matang menghadapi UAS.
Kisi-kisi ini terdiri dari soal esai lengkap dengan kunci jawabannya.
Tunggu apalagi? buruan simak kisi-kisi UAS UTS PTS Bahasa Indonesia seperti dilansir TribunPontianak.co.id di artikel berjudul Soal UAS Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Semester 1, Kunci Jawaban Latihan PAS Pilihan Ganda Essay:
Baca juga: 30 Soal dan Kunci Jawaban Try Out Kelas 6 Bahasa Indonesia 2023: Bahaya Pewarna Makanan
B. Essay
1. Uraikan langkah-langkah menulis teks cerita sejarah?
2. Apa kegunaan persuasi editorial?
3. Apa yang dimaksud nukilan?
4. Jelaskan pengertian keterangan pewatas!
5. Sebutkan langkah-langkah menulis teks editorial!
6. Sebutkan contoh penulisan alamat surat dalam menulis surat lamaran pekerjaan!
7. Sebutkan contoh kalimat frasa verba apositif!
8. Tuliskan ciri frasa nomina koordinatif!
9. Apa bagian pokok dalam struktur teks cerita sejarah?
10. Sebutkan prinsip yang harus diperhatikan dalam teks cerita sejarah!
Kunci Jawaban
1 Berikut langkah-langkah menulis teks cerita sejarah
a. Mengenali teks peristiwa sejarah b. Mengidentifikasi masalah c. Menulis kronologi kejadian dengan tahapan-tahapan
d. Menulis ulang teks cerita sejarah dengan memakai bahasa sendiri sesuai analisis struktur paragraf yang sudah dilakukan pada langkah sebelumnya
2. Persuasi editorial ditujukan untuk melihat solusi, bukan masalah. Dari paragraph pertama, pembaca akan mendukung tindakan positif. Pengesahan politis merupakan contoh yang baik dari peruasi editorial
3 Kutipan atau tulisan yang dicantumkan pada suatu benda.
4. Keterangan tambahan yang memberi keterangan kata benda, tetapi tidak dapat menggantikan unsur yang diterangkan seperti kata keterangan aposisi.
5. Langkah-langkah menulis teks editorial dapat dilakukan dengan cara memilih (selecting), mengumpulkan (collecting), mengaitkan (connecting), dan memperbaiki (correcting).
6. Yth. Manager Sukses Mandiri Jalan M. Yamin No. 02, Kalbar.
7. Frasa verba apositif, seperti : Bisnis yang dijalankannya, berdagang pakaian secara daring, semakin sukses saat ini.
8. Frasa nomina koordinatif, yaitu gabungan kata yang memiliki kedudukan setara dan tidak saling menerangkan. Salah satu cirinya, gabungan kata tersebut dapat dihubungkan dengan konjungsi dan/atau. Misalnya : sandang (dan) pangan, hak kewajiban, dan lahir batin.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 151, Belajar Cara Identifikasi Cerpen
9. Urutan kejadian atau insiden.
10. Prinsip yang harus diperhatikan, yaitu antara lain sebagai berikut.
a. Kejadian-kejadian diceritakan dalam urutan kronologi dari awal sampai akhir. Beberapa peristiwa juga perlu di atur menurut urutan kronologis
b. Dari sekelompok fakta (peristiwa) perlu ada penetuan fakta kausal (penyebab)- fakta peristiwa-fakta penyebab
c. Bila uraian berupa deskritif-naratif, maka perlu ada proses serealisasi, Ialah mengurutkan peristiwa-peristiwa
d. Dua peristiwa atau lebih yang terjadi secara bersamaan perlu dituturkan secara terpisah
e. Apabila satu peristiwa sangat kompleks, hal tersebut banyak kejadian kecil maka perlu dikoreksi mana yang perlu disoroti karena dipandang penting
f. Suatu peristiwa dengan lingkup waktu dan ruang yang cukup besar sering memerlukan pembabakan atau episode-episode, seperti gerakan sosial tentu mengalami masa awal penuh keresahan sosial, munculnya pemimpin dan ideology, masa akselerasi politik, konfrontasi dan massa reda.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.