Berita Bontang Terkini
SDIT Asy Syaamil Bontang Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Turki Melalui BMBU
Kepedulian ditunjukkan SDIT Asy Syaamil Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), terhadap korban gempa di Turki.
TRIBUNKALTIM.CO - Kepedulian ditunjukkan SDIT Asy Syaamil Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), terhadap korban gempa di Turki.
Sekolah yang beralamat di Jalan Selat Karimata, Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan ini melakukan penggalangan dana, bersumber dari sumbangan orangtua murid dan guru.
Pengumpulan donasi dilakukan sejak 13-21 Februari 2023, dan terkumpul dana senilai Rp 21.700.000.
Kepala SDIT Asy Syaamil Bontang, Tjitra Deviana menjelaskan, aksi sosial serupa memang kerap dilakukan sekolahnya, sebagai salah satu bentuk pendidikan kepada murid.
Sebelumnya, SDIT Asy Syaamil juga aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan, seperti peduli Palestine, Tragedi Kanjuruhan, banjir di Sangatta (Kutai Timur) dan aksi sosial lainnya.
Menurut Tjitra Deviana, aksi sosial tersebut sejalan dengan tiga tujuan SDIT Asy Syaamil, yakni Cerdas, siswa mampu mengolah pengetahuan, informasi, dan keterampilan yang ia punya untuk bermanfaat bagi dirinya maupun lingkungan sekitarnya.
Lalu, Mandiri, siswa mampu berinteraksi dengan orang lain dengan menunjukkan rasa kepedulian dan tidak tergantung dengan aksi orang lain dengan menggalang dana di lingkungan sekitarnya.
Dan, Berkarakter Islami, di mana siswa menjadikan Islam sebagai kerangka dalam berperilaku, berkarakter, berkepribadian, bersifat dan bertabiat, sesuai dengan tuntunan Rasulullah.
Baca juga: Sosok Frank Hoogerbeets yang Prediksi Indonesia Alami Gempa M 7, Pernah Viral karena Gempa Turki
"Dalam hal ini, galang dana yang diajarkan kepada anak-anak dianjurkan Islam, sebagaimana tertera dalam Al Quran surat Al Maidah ayat 2 'Dan, tolong-menolong lah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan'," ucap Tjitra Deviana, Selasa (21/3/2023).
Penyerahan dana bantuan untuk korban gempa Turki, disalurkan melalui Baitul Maal Baraktul Ummah
(BMBU), bekerjasama dengan Damai Aqsha, yang diserahkan langsung kepada Wakil Manager BMBU, Imam Syamsuddin.
"Seluruh dana kami serahkan ke BMBU yang juga bekerjasama dengan Damai Aqsha, untuk disalukan ke Turki," tuturnya.
Sekedar informasi, pada 6 Februari 2023, terjadi dua gempa bumi hebat melanda Turki selatan dan tengah.
Baca juga: 10 Hari Terjebak Reruntuhan, 3 Korban Gempa Turki Ditemukan Selamat, Kondisinya Bikin Dokter Takjub
Gempa pertama terjadi di 34 km barat kota Gaziantep, berkekuatan 7,8 M, yang mengakibatkan terjadinya kerusakan luas di Turki dan Suriah.
Lalu, gempa kedua terjadi sembilan jam kemudian, di 4 km selatan–tenggara di Provinsi Kahramanmaras dengan kekuatan 7,5 M.
Akibat gempa tersebut, terdapat sekitar 48.400 korban jiwa tewas di Turki dan lebih 100.000 lainnya alami luka-luka.
Sedangkan di Suriah, terdapat sekitar 7.200 korban jiwa tewas dan 10.000 orang mengalami luka-luka. (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Kepala-SDIT-Asy-Syaamil-Bontang-Tjitra-De.jpg)