Ramadhan 2023
Bacaan Doa Ramadhan Hari Ketiga Puasa, Lengkap Tulisan Arab, Latin serta Artinya
Berikut bacaan doa Ramadhan hari ketiga, lengkap tulisan Arab, latin serta artinya. Hari ini, Sabtu (25/3/2023) adalah hari ketiga puasa Ramdhan 2023
Penulis: Aro | Editor: Ikbal Nurkarim
TRIBUNKALTIM.CO - Hari ini, Sabtu (25/3/2023) adalah hari ketiga Ramadhan, semoga puasa diberikan kelancaran.
Ada doa Ramadhan hari ketiga yang dapat dibaca tepat di hari ini seusai sholat fardhu.
Di artikel ini, tersaji bacaan doa Ramadhan hari ketiga puasa lengkap dengan tulisan Arab, latin dan artinya.
Berdoa adalah salah satu amalan yang dianjurkan di bulan Ramadhan.
Bagi umat Islam yang sudah memenuhi syarat, menjalankan ibadah puasa adalah wajib hukumnya.
Saat berpuasa yang merupakan salah satu rukun Islam, ada doa yang merupakan salah satu amalan terbaik yang dapat dilaksanakan.
Menunaikan ibadah puasa Ramadhan, bukan hanya sekadar tidak tanpa makan atau minum dari sebelum terbitnya sang fajar hingga terbenamnya matahari.
Namun, puasa di bulan Ramadhan juga dapat disertai pula dengan beberapa amalan lain.
Salah satu diantaranya yakni dengan cara berdoa.
Lantaran doa orang yang sedang berpuasa memiliki manfaat yang sangat besar.
Dalam penjelasan Salah satu hadis dalam riwayat Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah menuturkan bahwa:
Baca juga: Kapan Malam Lailatul Qadar 2023? Tanda-tanda dan Keistimewaan Salah Satu Malam di Bulan Ramadhan
"Ada 3 (tiga) orang yang doanya tidak akan ditolak: Pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan doa orang yang teraniaya (terdzalimi), Allah akan angkat di atas awan pada hari kiamat."
Berikut doa Ramadhan hari ketiga puasa seperti dikutip TribunKaltim.co dari TribunJogja.com di artikel berjudul Bacaan Doa Puasa Hari ke-3 Bulan Ramadhan : Allahummarzuqni fihidz dzihna:
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ الذِّهْنِ وَالتَّنْبِيْهِ وَبَاعِدْنِيْ فِيْهِ مِنَ السَّفَاهَةِ وَالتَمْوِيْهِ وَاجْعَلْ لِي نَصِيْبًا مِنْ كُلِ خَيْرٍ تُنْزِلُ فِيْهِ بِجُوْدِكَ يَا اَجْوَدَ ْالآجْوَدِيْنَ
Allâhummarzuqnî fîhidz dzihna wattanbîh wa bâ’idnî fîhi minas safâhati wattamwîh waj’al lî nashîban min kulli khairin tunzilu fîhi bijûdika yâ ajwadal ajwadîn
Artinya :
Ya Allah! Mohon berikanlah aku rizki akal dan kewaspadaan. dan jauhkanlah aku dari kebodohan dan kesesatan.
Anugerahkanlah kepadaku bagian dari segala kebaikan yang ENGKAU turunkan, demi kemurahan-MU, Wahai dzat Yang Maha Dermawan dari semua yang dermawan.
Keutamaan Doa Orang yang Berpuasa
Dalam hadits Nabi disebutkan mengenai keutamaan doa orang puasa:
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ تُحْمَلُ عَلَى الْغَمَامِ، وَتُفْتَحُ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاوَاتِ، وَيَقُولُ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ: وَعِزَّتِي لَأَنْصُرَنَّكَ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ
Artinya: Tiga orang yang doa mereka tidak terhalang, yaitu imam (pemimpin) yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan doa orang yang dizholimi.
Doa mereka dibawa ke atas awan dan dibukakan pintu langit untuknya, lalu Allah Azza Wa Jalla berfirman:
Baca juga: Bacaan Dzikir yang Baik Diamalkan Jelang Buka Puasa Ramadhan 2023, Lengkap dengan Doa Buka Puasa
"Demi izzah-Ku, Aku akan menolongmu meski setelah beberapa waktu.” (HR Ahmad, dari Abu Hurairah, shahih lighairihi).
Maka jangan lewatkan kesempatan berdoa di bulan Ramadhan, agar kita senantiasa dalam ketaatan.
Bacaan niat puasa dan doa buka puasa
Niat Puasa
Nawaitu shouma ghodin ‘an adai fardhi syahri romadhoni hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: "Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadan pada tahun ini, karena Allah SWT semata"
Selain bacaan niat puasa Ramadhan, setiap Muslim dianjurkan juga untuk baca doa buka puasa.
Doa Buka Puasa:
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: "Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka.
Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang."
4 Doa Orang yang Tidak Tertolak Oleh Allah SWT
Berikut doa yang tidak tertolak oleh Allah SWT seperti dikutip TribunKaltim.co dari Tribun-Bali.com di artikel berjudul Simak 4 Doa yang Tidak Ditolak Allah SWT, Termasuk Doa Orang yang Berpuasa:
1. Doa Orang Tua
Diantara doa yang tidak akan ditolak oleh Allah SWT adalah doa orang tua.
Baca juga: Pandangan Dokter Tumbuh Kembang Bayi soal Ibu Hamil dan Menyusui yang Ingin Berpuasa Ramadhan
Setiap ucapan orang tua merupakan doa.
Doa- doa yang dipanjatkan oleh kedua orang tua pasti akan dikabulkan oleh Allah SWT, entah doa itu baik ataupun buruk.
Maka dari itu, setiap anak harus berbakti kepada kedua orang tuanya, karena doa orang tua merupakan doa yang tidak akan ditolak Allah SWT.
Doa orang tua merupakan doa yang paling mustajab.
Dengan berbakti kepada orang tua, maka akan senantiasa mendapatkan ridho dan doa terbaik dari mereka.
Setiap orang tua tentunya akan menginginkan yang terbaik untuk anaknya, maka dari itu setiap mereka ber doa tidak akan ditolak oleh Allah SWT.
Sebagaimana dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تَدْعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ، وَلَا تَدْعُوا عَلَى أَوْلَادِكُمْ، وَلَا تَدْعُوا عَلَى خَدَمِكُمْ، وَلَا تَدْعُوا عَلَى أَمْوَالِكُمْ، لَا تُوَافِقُوا مِنَ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى سَاعَةَ نَيْلٍ فِيهَا عَطَاءٌ، فَيَسْتَجِيبَ لَكُمْ»
"Jangan Anda ber doa kepada Allah untuk keburukan diri Anda, atau ber doa untuk keburukan anak-anakmu, atau ber doa untuk para pembantu Anda, atau ber doa untuk kebutuhan harta benda kamu, janganlah kamu ber doa kepada Allah dengan sesuatu permohonan (yang buruk) pada saat Mustajab (yakni yang memungkinkan bagi doa itu untuk dikabulkan), sehingga Allah SWT mengabulkan doa dan permohonan kamu." (HR Muslim).
2. Doa Orang Musafir
Doa yang tidak akan ditolak oleh Allah SWT selanjutnya adalah doa orang musafir.
Hal ini dikarenakan musafir mampu mengendalikan diri beserta nafsunya.
Jadi doa orang yang tengah dalam perjalanan jauh seperti musafir selalu dikabulkan Allah SWT.
Apa lagi dalam perjalanan, musafir menanggung berbagai macam kesulitan dan rintangan yang tentunya sangat berat.
Kesulitan tersebut hanya orang-orang yang tertentu saja bisa melewatinya, Karena itulah doa musafir menjadi salah satu doa yang tidak akan ditolak oleh Allah SWT.
3. Doa Orang Teraniaya
Selanjutnya, doa yang tidak akan ditolak Allah SWT adalah doa orang yang teraniaya.
Orang teraniaya ini bisa diambil contoh seperti orang yang diperlakukan secara tidak adil baik, secara verbal maupun nonverbal.
Dalam sebuah hadits dari Bukhari dan Muslim mengisahkan tentang Sa'd bin Abi Waqqasah dengan Usamah bin Qatadah.
Kala itu, Usamah bin Qatadah mengatakan fitnah bahwa Sa'ad bin Abi Waqqasah dikatakan tidak pernah menghukum perkara dengan adil.
Karena fitnah tersebut, Sa'd ber doa agar Usamah diberikan umur panjang namun dengan kehidupan yang miskin dan serba kekurangan.
Lalu saat ditanyakan kabarnya oleh seorang tetangga, Usamah berkata, "Aku adalah orang tua renta yang tertimpa bencana karena doa Sa'd."
Dengan kisah tersebut telah menjadi bukti nyata bahwa doa orang yang teraniaya merupakan doa yang tidak akan ditolak Allah SWT.
Berikut ini hadits yang menerangkan tiga macam doa yang tidak pernah ditolak:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ "
"Tiga macam doa yang dikabulkan Allah dan tidak ada keraguan di dalamnya yakni dalam hal dikabulkannya doa tersebut; doa orang tua, orang yang sedang berpergian dan orang yang teraniaya." (HR Ahmad, At Tirmidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah).
4. Doa Orang Berpuasa
Selain hal yang sudah disebutkan di atas, doa orang berpuasa sampai berbuka juga merupakan doa yang tidak ditolak Allah SWT.
Hal ini terjadi karena, terutama puasa Ramadhan merupakan sebuah ibadah, dan jika doa ketika dilakukan secara bersamaan, maka akan senantiasa dikabulkan Allah SWT.
Sebagaimana terdapat dalam suatu hadits dari Abu Hurairah r.a secara marfu':
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (ثَلاثَةٌ لا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا فَوْقَ الْغَمَامِ وَتُفَتَّحُ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ وَعِزَّتِي لأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ
"Ada tiga golongan manusia yang doanya tidak akan ditolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doanya orang yang di dzolimi, Allah SWT akan mengangkat doanya sampai di atas awan Den dibukakan pintu pintu langit untuknya, dan Allah SWT berfirman: Demi keagungan-Ku, Aku benar-benar akan menolongimu meskipun tidak serta merta." (HR At Tirmidzi dkk, hadits ini dishahihkan Syaikh Al Albani).
Dari hadits tersebut, setiap umat Muslim bisa melihat golongan manusia dengan doa yang tidak akan ditolak Allah SWT.
Doa pemimpin yang adil dan doa orang yang dizalimi seperti contoh di atas dengan adanya kisah Sa'd bin Abi Waqqasah dan Usamah bin Qatadah.
Maka setiap umat Muslim di bulan Ramadhan, memperbanyak ber doa, sebab doa orang yang berpuasa akan terkabul dan tidak ditolak Allah SWT.
Baca juga: Fakta Penulisan Ramadhan yang Benar Versi KBBI Lengkap Artinya
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Bacaan-Doa-Ramadhan-Hari-Ketiga-Puasa-Lengkap-Tulisan-Arab-Latin-serta-Artinya.jpg)