Selasa, 28 April 2026

Ramadhan 2023

8 Jajanan Khas Kutai yang Wajib Dicicip Saat Ramadhan, Ada Jenderal Mabok

Makanan yang juga terbuat dari bahan dasar tepung beras yang dicampur dengan tepung terigu ini memiliki dua tampilan.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Kue tradisional menjadi salah satu menu berbuka puasa yang wajib ada di meja makan selama Ramadhan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kue tradisional menjadi salah satu menu berbuka puasa yang wajib ada di meja makan selama Ramadhan.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ada banyak jajanan khas bercitarasa manis yang cocok disantap saat waktu magrib tiba.

Masing-masing memiliki cita rasa yang menggugah selera dan keunikan masing-masing.

Tidak heran, saban sore, makanan kecil khas Benua Etam menjadi buruan masyarakat khususnya di sejumlah pasar Ramadhan.

Baca juga: Agenda Ramadhan Masjid Namirah Balikpapan, 300 Porsi Takjil hingga Lomba

Dina (32) merupakan salah satu pedagang yang merasakan berkah dari bulan suci Ramadan tahun ini.

Pedagang Jajak Khas Kutai tersebut mulai berjualan sejak awal bulan puasa. Panganan khas kutai yang dijual-nya pun beragam.

“Alhamdulillah. Sebelum waktu berbuka tiba, jajak yang kami jual pasti sudah habis terjual," ujarnya kepada TribunKaltim.co, Minggu (25/3/2023)

Menurut Dina, selain memiliki cita rasa yang khas, makanan khas kutai yang dijualnya memang diproduksi dengan bahan alami.

Selain itu, harga yang ditawarkan kepada pembeli untuk satu kerat jajak khas kutai jenis apapun dihargai dengan Rp10 ribu saja.

Baca juga: Ramaikan Bulan Ramadhan, Plaza Balikpapan Siapkan Takjil Gratis Hingga Tempat Ngabuburit

“Kebanyakan orang membeli memang untuk menemani santapan pembuka untuk berbuka puasa, karena memang mayoritas jajak yang kami jual disini nuansanya manis," ungkapnya.

Berikut sejumlah kue tradisional Kukar yang biasanya dijajakan sebagai menu buka puasa:

1. Amparan Tatak

Jajan ini memiliki tekstur yang lembut dengan rasa gurih serta manis yang berasal dari pisang.

Makanan yang juga terbuat dari bahan dasar tepung beras yang dicampur dengan tepung terigu ini memiliki dua tampilan, pada bagian bawah merupakan pisang yang telah dikukus.

Kemudian bagian atasnya adalah tepung yang memiliki rasa gurih dan perpaduan antara manis dan asin dari santan. 

2. Mendapak*

Jajan basah khas Kutai ini memiliki warna kuning cerah, karena terbuat dari bahan dasar pisang. Tentunya rasa pisang menjadi sangat dominan pada menu ini.

Ini merupkan menu yang sangat mudah dan tak perlu waktu lama untuk membuatnya. Selain pisang, bahan lainnya hanya perlu menambahkan susu kental manis, santan, gula dan telur. 

3. Jenderal Mabok

Menu jajan ini identik dengan aroma pandan yang kuat, dan ini menjadi salah satu menu primadona yang biasa dijajakan setiap bulan Ramadan tiba.

Jenderal Mabok yang juga dikenal dengan nama Putri Ayu memiliki rasa yang dominan manis. Tak banyak bahan yang diperlukan untuk membuat jajan ini, hanya daun pandan, santan, telur, dan gula. 

4. Putri Selat

Jajan yang memiliki dua lapisan ini memiliki bentuk dan rasa yang cukup unik.

Lapisan bawahnya berwarna putih yang berasal dari bahan tepung ketan yang dicampur kelapa parut dan menghasilkan tekstur sedikit padat.

Untuk lapisan atas memiliki warna coklat dengan tekstur yang lebih lembut, terbuat dari campuran gula merah, santan, telur dan tepung gandum. 

5. Seri Muka*

Menu ini juga memiliki dua lapisan, bahannya tak jauh berbeda dengan putri selat.

Untuk lapisan pertama adalah adonan tepung gandum yang dicampur tepung beras, gula dan ditambah dengan sedikir tetesan pewarna makanan berwarna hijau.

Kemudian lapisan kedua terbuat dari gula merah, santan, telur dan tepung gandum. 

6. Golongan Ayam

Untuk menu jajan yang satu ini memiliki bentuk berbeda dari menu lainnya. Jajan ini terbuat dari tepung beras ketan, ditambah dengan kapur, pewarna makanan berwarna hijau dan beri sedikit air memudian diaduk jadi satu.

Setelah itu, ada isiannya yang bernama kinca, yakni parutan kelapa yang dicampur dengan gula merah. Makanan siap disajikan setelah dikukus dan disiram dengan kuah yang terbuat dari santan dan diberi sedikit garam. 

7. Bingkak Tunu

Jajan ini juga menjadi salah satu menu tradisional yang kerap dijajakan selama bulan puasa. Menu ini pun tentunya memiliki tekstur lembut dan manis.

Bahan utamanya adalah gula merah, santan, telur dan sedikit tambahan tepung beras. Setelah tercampur rata, barulah adonan dipanggang menggunakan cetakan berbentuk bulat. 

kue tradisi di kukar
Kue tradisional menjadi salah satu menu berbuka puasa yang wajib ada di meja makan selama Ramadhan.

8. Podang Roti*

Biasanya jajan ini berbahan dasar roti kering gaben. Ini juga menjadi salah satu menu yang mudah untuk dibuat.

Hancurkan roti kering gaben hingga halus, dan dicampur dengan perahan santan, telur, gandum, susu dan gula.

Setelah semua tercampur, adonan diletakkan di dalam wadah cetakan sesuai dengan selera, kemudian kukus hingga matang. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved