IKN Nusantara
Juni 2024, RS Internasional Hadir di IKN Nusantara, Jokowi Beber Ada Kemitraan Asing
Juni 2024, RS Internasional hadir di IKN Nusantara, Jokowi beber ada kemitraan asing
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur
TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah akan membangun rumah sakit bertaraf internasional di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur.
Dilansir dari Kompas.com, Sekretaris Otorita IKN (OIKN) Ahmad Jaka Santos Adiwijaya mengatakan, selain rumah sakit, Pemerintah juga tengah membangun infrastruktur dasar lain seperti pasar dan sekolah.
Rencana pembangunan fasilitas-fasilitas pendukung tersebut sudah ada sejak awal dan akan siap seiring pemindahan belasan ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN tahap pertama tahun 2024.
"Fasilitas untuk kebutuhan ASN yang pindah sudah dipikirkan dan akan disiapkan.
Sebagai contoh rumah sakit bertaraf internasional rencananya akan hadir di KIPP.
Kemudian kita juga akan bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang baik," ujar Jaka dalam keterangan resminya.
Sementara dilansir dari laman resmi IKN, tertulis bahwa rumah sakit internasional di IKN ditargetkan siap beroperasi pada Juni 2024.
Selain itu, dilansir dari The Straits Times, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, sudah ada sembilan rumah sakit dan tujuh universitas yang menyatakan minat untuk hadir di IKN.
Beberapa di antaranya didukung dengan kemitraan asing.
Jokowi berharap rumah sakit di Singapura seperti, Rumah Sakit Mount Elizabeth dan Rumah Sakit Gleneagles beserta universitasnya bisa melakukan hal yang sama atau dalam hal ini tertarik berdiri di IKN.
Lanjut Jokowi, Pemerintah telah menyiapkan berbagai insentif kepada investor yang hendak bermitra dengan Indonesia.
Salah satu yang dimaksud adalah pemberian izin hak atas tanah (HAT) dalam bentuk Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB) yang lebih panjang.
Di sisi lain, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga mengungkapkan, pembangunan KIPP IKN per Maret 2023 sudah mencapai 23 persen.
Terdapat dua infrastruktur dasar yang pembangunannya sudah beres sepenuhnya, yaitu tiga ruas jalan logistik dan Embung Mentawir.
Kemudian untuk pembangunan Kantor Presiden progresnya baru mencapai 5,8 persen dan Istana Presiden sekitar 8 persen pada periode yang sama.
Kawasan Istana Presiden IKN yang termasuk Lapangan Upacara di dalamnya ditargetkan beres sebelum 17 Agustus 2024.
Pemerintah menargetkan, upacara perayaan kemerdekaan Indonesia tahun depan bisa mulai dilaksanakan di ibu kota baru tersebut, seiring dengan pemindahan tahap pertama. (*)