Kecelakaan di Jalan Projakal
Kronologi Mobil Terjepit Truk Kontainer di Jalan Projakal Balikpapan, Diduga Sopir Truk Kurang Cakap
Informasi yang dihimpun TribunKaltim.co, truk kontainer dengan nomor polisi KT 8085 KN tersebut membawa pupuk seberat 22 ton.
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kronologi insiden kecelakaan lalu-lintas antara mobil pickup dengan truk bermuatan kontainer di Jalan Projakal, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa 4 April 2023.
Informasi yang dihimpun TribunKaltim.co, truk kontainer dengan nomor polisi KT 8085 KN tersebut membawa pupuk seberat 22 ton.
Kasatlantas Polresta Balikpapan Kompol Ropiyani menjelaskan bahwa kendaraan yang dikemudikan Nur Kosim (34) itu melintas dari Kariangau menuju Jalan Soekarno-Hatta dengan melintas di Jalan Projakal.
"Sesampainya di jalan menanjak pengemudi menurunkan dari persneling 5 ke perseneling rendah tetapi terlambat," ungkap Ropiyani kepada TribunKaltim.co pada Rabu (5/4/2023).
Baca juga: BREAKING NEWS - Sebuah Minibus di Samarinda Terbakar, Diduga jadi Mobil Pengetap
Alhasil truk berwarna putih itu tidak kuat menanjak, termundur, dan membentur pick up hingga terseret dan terhenti setelah membentur pagar.
Ropiyani memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun kerugian material senilai Rp 47 juta.
"Untuk kendaraan layak jalan. Jadi ini pengemudi truck kurang cakap dalam mengemudikan kendaraan," tandasnya.
Korban Telah Pasrah
Sopir mobil pick up dengan nomor polisi KT 8223 CE, Muhamad Irfan alias Awad (33) hanya pasrah saat insiden laka lantas menimpanya di Jalan Projakal, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan.
Awad merupakan korban dari insiden truk bermuatan kontainer menjepit mobil pickup yang dikendarainya.
Di dalam mobil pickup bermerk Daihatsu Esspass tersebut, dia bersama seorang rakannya.
Ia bercerita, sedari awal dia menyadari bahwa truk berwarna putih itu memperlihatkan gejala tak kuat menanjak.
Baca juga: Tetap di Mobil Meski Terseret Truk Kontainer Sejauh 10 Meter, Korban di Balikpapan Mengaku Pasrah
Untuk menghindari potensi truk termundur, Awad memutuskan untuk banting setir ke bahu jalan.
"Setelah berhenti, baru truk itu mundur. Saya kira mundurnya lurus aja, ternyata habis itu berubah arah ke arah saya," ungkap Awad di lokasi kejadian.
Melihat truk mundur dengan kecepatan yang relatif tinggi ke arahnya, Awad mengaku jarak kendaraan sudah terlalu dekat untuk menghindar.
Alhasil ia memutuskan untuk berdiam diri di mobil sembari menutupi wajah dengan kedua lengannya sambil sedikit menundukkan kepala.
"Saya pasrah aja dalam mobil. Saya mikirnya kalau nekat keluar, malah saya yang keseret. Untung ada pagar, kalau engga, mungkin lebih jauh lagi keseret," tutur Awad.
Awad merasa beruntung. Meski terseret kurang lebih 10 meter, ternyata truk berhenti dan kabin penumpang tidak sepenuhnya tertimpa.
Ditambah kaca depan mobilnya pecah dengan diameter yang cukup besar.
"Cepat-cepat saya keluar lewat kaca depan. Soalnya takutnya peti kemasnya goyang terus jatuh, karena posisi peti kemasnya itu udah agak miring," tambah Awad.

Akibat kejadian itu, dia tak mengalami cidera. Awad mengaku hanya luka ringan lantaran pecahan beling.
Sementara temannya, lantas diantar pulang akibat syok.
"Luka ringan aja. Nggak ada benturan. Yang penting selamat dulu lah," tutup Awad. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.