Senin, 13 April 2026

Berita Kaltim Terkini

DPRD Kaltim Ingatkan Pemerintah Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri

DPRD Kaltim mengingatkan agar Pemerintah Provinsi memantau harga bahan pokok jelang hari raya Idul Fitri 1444 H

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono mengingatkan agar Pemerintah Provinsi memantau harga bahan pokok jelang hari raya Idulfritri 1444 H.TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- DPRD Kaltim mengingatkan agar Pemerintah Provinsi memantau harga bahan pokok jelang hari raya Idul Fitri 1444 H.

Diketahui, Indeks Harga Konsumen (IHK) di dua kota Kaltim alami inflasi 2023 sebesar 0,59 persen.

Data BPS Kaltim, Samarinda inflasi sebesar 0,52 persen, sedangkan Balikpapan, mengalami inflasi sebesar 0,67 persen.

"Pemicu inflasi terjadi adanya kenaikan harga bahan pokok selama Ramadhan," sebut Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Provinsi Kaltim Marinda Dama Prianto.

Sedangkan, pantauan harga bahan pokok di pasaran, dijelaskan Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim, M.Sa'duddin bahwa terjadi pergolakan harga.

Baca juga: Inflasi Kaltim Naik 0,59 Persen Karena Dipicu Peningkatan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan

Baca juga: Bupati PPU Hamdam Minta TPID Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pokok Saat Ramadhan

Namun demikian masih terpantau stabil dan hal tersebut terus diamati pihaknya, serta memastikan bahwa pasokan komoditi tetap terjamin hingga 3 bulan ke depan.

"Harga masih aman, belum ada kenaikan signifikan. Kami terus dimonitor pada Bulan Ramadhan dan Idulfitri," tegasnya.

Meski keadaan masih relatif stabil, Komisi II DPRD Kaltim, meminta Pemprov Kaltim melalui Disperindagkop dapat melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok di pasaran.

Apalagi menjelang lebaran Idulfitri 1444 H yang memang momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tersebut tetap harus diantisipasi guna mengendalikan inflasi.

"Pemerintah Kabupaten/Kota juga agar melakukan operasi pasar dan terus melakukan monitoring melalui dinas perdagangannya, agar tidak naik," jelas Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono, Senin (10/4/2023).

Menurut politisi Golkar Kaltim ini, biasanya kenaikan harga terjadi sepekan sebelum lebaran.

Stok barang mulai habis dan harga juga menjadi naik, tentunya fenomena tahunan ini dianggap perlu antisipasi.

DPRD turut mengingatkan kepada distributor tidak memanfaatkan momen Ramadhan dan Idulfitri untuk menumpuk barang yang berimbas pada kenaikan harga.

"Imbauan kepada para distributor agar tidak menumpuk barang dan menaikan harga barang, karena ini hajat orang banyak," kata Nidya.

Baca juga: Ikuti Rakor Rutin Inflasi, Wabup Berau Akui Harga Bahan Pokok Stabil

Pihaknya juga akan turut serta melakukan pemantauan harga di pasaran.

Tentunya ini juga memastikan jika terjadi kenaikan harga bahan pokok.

Komisi II DPRD nantinya juga akan langsung bergerak melakukan sidak lapangan jika memang terjadi.

"Mudah-mudahan tidak naik, nanti kalau harga naik nanti kami sidak lagi. Pemprov Kaltim support dan 10 Kabupaten/Kota juga bergerak," tandasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved