Berita Nasional Terkini
Terbaru! Terjawab Sudah Kapan Puncak Arus Balik 2023, Jadwal, Jalur One Way dan Contraflow
Terjawab sudah kapan puncak arus balik 2023, cek juga jadwal, jalur one way dan contraflow.
TRIBUNKALTIM.CO - Terjawab sudah kapan puncak arus balik 2023, cek juga jadwal, jalu one way dan contraflow.
Setelah menghabiskan waktu lebaran bersama keluarga selama beberapa hari, warga akan kembali ke perantauan mereka.
Istilah kembalinya warga dari kampung halaman ini disebut arus balik.
Sama halnya mudik, arus balik juga berpotensi menyebabkan kemacetan lalu lintas karena dilakukan secara hampir bersamaan oleh jutaan pemudik.
Baca juga: BP3MI Minta Pelni Tambah Kuota Penumpang, 182 PMI Bisa Balik Kampung Halaman Sebelum Lebaran
Mengutip buku panduan "Mudik Aman Berkesan 2023" Kementerian Komunikasi dan Informatika, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Selasa (25/4/2023) atau H+2 lebaran.
Walau jadwal cuti bersama sudah berakhir pada 25 April, pergerakan pemudik diperkirakan masih tetap tinggi hingga Rabu (26/4/2023) atau H+3 lebaran.
Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai upaya agar arus balik ini berjalan dengan lancar.
Pemberlakuan one way dan contraflow
Termasuk di antaranya adalah melakukan rekayasa lalu lintas berupa one way dan contraflow selama arus balik Lebaran 2023.
Untuk one way saat arus mudik, akan diterapkan di KM 414 Kalikangkung hingga Tol Cipali, sementara contraflow di Km 72 hingga Tol Jakarta-Cikampek Km 47.
Berikut jadwalnya:
24 April 2023
- Km 72 - Km 47: pukul 14.00 WIB-24.00 WIB
- Km 414 - Km 72: pukul 14.00 WIB-24.00 WIB
25-26 April 2023
- Km 72 - Km 47: pukul 08.00 WIB-24.00 WIB
- Km 414 - Km 72: pukul 14.00 WIB-24.00 WIB
Arus balik gelombang kedua
29 April 2023
- Km 72 - Km 47: 14.00 WIB-24.00 WIB
- KM 414 - Km 72: pukul 14.00 WIB-24.00 WIB
30 April
- Km 72 - Km 47: 14.00 WIB-24.00 WIB
- Km 414 - Km 72: pukul 14.00 WIB-24.00 WIB
Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik tahun ini mencapai 123 juta orang atau hampir setengan populasi Indonesia.
Dirjen Hubdat Kemenhub Hendro Sugiatno mengatakan, penerapan rekayasa lalu lintas di jalan tol tersebut untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas orang selama masa Lebaran 2023, mengacu dari hasil kajian.
Baca juga: Arus Balik Lebaran 2023 di Bandara APT Pranoto Samarinda Diprediksi Ramai pada H+4 Besok
"Rekayasa lalu lintas di titik–titik rawan kemacetan dilakukan demi menjamin keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas Angkutan Lebaran," ujarnya, dikutip dari laman resmi Kemenhub.
Dengan begitu, penggunaan dan pergerakan lalu lintas pada ruas jalan nasional akan optimal.
Pemerintah juga telah menerbitkan SKB/48/IV/2023, 05/PKS/Db/2023 untuk pengaturan lalu lintas mudik Lebaran 2023.
Keputusan bersama tersebut ditandatangani oleh Dirjen Hubdat Hendro Sugiatno, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi, dan Dirjen Bina Marga Heidy Rahadian.
Salah satu pengaturan lalu lintas lain yang disiapkan adalah pembatasan angkutan barang.
Pengaturan pembatasan operasional angkutan barang ini diberlakukan pada ruas jalan tol dan non-tol mulai Senin (17/4/2023) pukul 16.00 sampai dengan Jumat (21/4/2023) pukul 24.00 waktu setempat.
Sebut Puncak Arus Mudik 2023 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Jokowi: Alhamdulillah Lancar
Presiden Joko Widodo mengatakan, puncak arus mudik 2023 merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah.
Namun, kondisi itu bisa dilalui dengan lancar.
"Alhamdulillah pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat serta peran masyarakat, kita dapat mengelola mudik dengan sebaik-baiknya," ujar Jokowi dalam keterangan pers secara daring dari Manggarai Barat, NTB, Senin (24/4/2023).
"Sehingga puncak arus mudik tertinggi sepanjang sejarah beberapa hari yang lalu dapat kita lalui dengan baik dan lancar," lanjut dia.
Presiden Jokowi melanjutkan, dalam beberapa hari ke depan, pemerintah akan menghadapi kondisi arus balik.
Data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi, setidaknya ada 203.000 kendaraan yang datang dari arah timur Tol Trans Jawa dan dari arah Bandung memasuki Tol Jakarta-Cikampek.
Menurut Kepala Negara, jumlah tersebut sangat besar dibandingkan dari jumlah normalnya yaitu 53.000 kendaraan.
"Oleh karena itu, untuk memecah penumpukan yang terjadi pada puncak arus balik tanggal 24 dan 25 April 2023, secara bersamaan pemerintah mengajak masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak untuk menghindari puncak arus balik tersebut," tegas Jokowi.
"Dengan cara menunda atau mengundurkan jadwal kembali mudik setelah tanggal 26 April 2023," lanjut dia.
Baca juga: Masyarakat Diimbau Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Kaltim Saat Mudik Lebaran 2023
Presiden menekankan, ketentuan ini berlaku untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri dan BUMN ataupun pegawai swasta yang teknisnya dapat diatur oleh instansi atau perusahaan masing-masing.
"Seperti bentuk cuti tambahan atau bentuk cuti lainnya," tutur Jokowi.
Presiden pun mengingatkan agar semua warga yang akan menempuh perjalanan balik mengikuti aturan dan arahan petugas di lapangan.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkapkan, pada arus mudik 2023 terjadi peningkatan jumlah pemudik sebanyak 45 persen, yakni dari 86 juta pemudik menjadi 123 juta pemudik.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pemudik-motor_20170630_094958.jpg)