Kamis, 7 Mei 2026

Liga Prancis

Lionel Messi Sengaja Perlambat Keputusan Masa Depan Meski Waktu Menipis, Ada Kode Keras Al Hilal

Lionel Messi, sengaja memperlambat keputusan mengenai masa depan meski waktu menipis.

Tayang:
Editor: Heriani AM
AFP/CHRISTOPHE SIMON
Lionel Messi. Megabintang Paris Saint-Germain, Lionel Messi, sengaja memperlambat keputusan mengenai masa depan meski waktu menipis. 

TRIBUNKALTIM.CO - Megabintang Paris Saint-Germain, Lionel Messi, sengaja memperlambat keputusan mengenai masa depan meski waktu menipis.

Rumor transfer Lionel Messi ke Liga Arab Saudi susul Cristiano Ronaldo semakin ada gambaran.

Pasalnya, Pelatih Al Hilal, Ramon Diaz, menebar kode soal rumor Lionel Messi susul Cristiano Ronaldo ke Liga Arab Saudi.

Masa depan Lionel Messi di Paris Saint-Germain tengah dispekulasikan.

Namun, saga transfer Lionel Messi berpeluang berjalan lebih panjang dari perkiraan.

Baca juga: Argentina dan Messi Belum Pasti Lawan Timnas Indonesia, Erick Thohir: Belum Ada Hitam di Atas Putih

Saat ini, keputusan Lionel Messi yang baru terlihat hanya keengganannya memperpanjang kontrak di Paris Saint-Germain.

Kontrak sang megabintang di klubnya saat ini akan berakhir pada 30 Juni 2023, dilansir dari Bolasport.com.

Paris Saint-Germain tidak lagi mengajukan permohonan perpanjangan kontrak setelah sempat mencobanya.

Alhasil, Messi pun akan segera berganti klub begitu musim 2022-2023 berakhir.

Calon klub baru penyerang asal Argentina tersebut juga menimbulkan banyak spekulasi.

Messi sempat dikabarkan akan kembali ke klub lama yang pernah ia bela selama 17 tahun, Barcelona.

Baru-baru ini, ia lebih sering dikaitkan dengan klub asal Liga Arab Saudi, Al Hilal.

Rumor transfer sang megabintang pun kian melebar tanpa kejelasan pasti.

Baca juga: Lionel Messi Tak Gengsi Minta Maaf Imbas Plesiran ke Arab Saudi, Siap Terima Sanksi dari PSG

Kabar terbaru, Messi ternyata tidak terlalu masalah dengan pemberitaan saat ini.

Penyerang berusia 35 tahun tersebut bahkan tidak ingin buru-buru membuat pengumuman.

Dilansir BolaSport.com dari Cadena SER, Messi sengaja menunda keputusan mengenai klub barunya.

Ia sengaja menunggu Liga Prancis musim ini menyelesaikan kompetisi yang sedang berjalan.

Artinya, publik baru bisa mengetahui kejelasan nasib Messi setelah 6 Juni 2023.

Ada sisa lebih dari tiga minggu bagi sang megabintang untuk memilih proposal yang ia terima.

Setiap klub yang meminati Messi memiliki kelebihan dan kekurangan untuk kelanjutan kariernya.

Barcelona jelas lebih familier dalam perjalanan profesional Messi selama ini.

Akan tetapi, kondisi finansial klub yang sedang buruk menghalangi rencana transfer ini.

Sementara Al Hilal jelas menjanjikan gaji tinggi untuk pemenang tujuh gelar Ballon d'Or tersebut.

Namun, Lionel Messi juga harus meninggalkan segala kemewahan sepak bola Benua Eropa jika ia pindah ke Arab Saudi.

Kepindahan yang bergelimang harta memiliki beban tersendiri karena pemain dituntut untuk beradaptasi di lingkungan yang sepenuhnya baru.

Kode Keras Pelatih Al Hilal

Pelatih Al Hilal, Ramon Diaz, menebar kode soal rumor Lionel Messi susul Cristiano Ronaldo ke Liga Arab Saudi.

Masa depan Lionel Messi di Paris Saint-Germain tengah dispekulasikan.

La Pulga dilaporkan telah mengambil keputusan untuk tidak memperbarui kontraknya di PSG.

Dengan begitu, Messi akan cabut dengan status bebas transfer alias gratis karena kontraknya bersama Les Parisiens akan kedaluwarsa pada akhir musim 2022-2023.

Lionel Messi juga sempat berkonflik dengan PSG baru-baru ini.

Konflik tersebut disebabkan karena Messi mangkir latihan klub dan pergi ke Arab Saudi tanpa seizin klub.

Agenda kunjungan tersebut sebenarnya merupakan bagian dari pekerjaan Messi sebagai duta pariwisata Arab Saudi.

Namun, pihak PSG tidak memberikan jatah libur kepada para pemainnya setelah dipermalukan Lorient 1-3 dalam lanjutan Liga Prancis, Minggu (30/4/2023) atau Senin dini hari WIB.

Baca juga: Jurnalis Argentina Ungkap Jadwal Lionel Messi ke Indonesia, Bakal Jadi Lawan Timnas di FIFA Matchday

Sementara itu, pihak Messi sudah telanjur membuat jadwal keberangkatan ke Arab Saudi yang sebelumnya pernah ia batalkan di kesempatan terdahulu.

Tugas sebagai duta pariwisata dari Arab Saudi tak terelakkan sehingga dirinya tidak bisa membatalkannya kembali.

PSG, yang tidak diberitahu kepergiannya, menjadi murka dan menjatuhkan hukuman selama dua minggu untuk kapten timnas Argentina tersebut

Messi dilarang mengikuti latihan dan pertandingan serta tidak menerima gaji selama periode tersebut.

Kapten timnas Argentina tersebut diketahui sudah memberikan konfirmasi resmi dengan meminta maaf kepada PSG.

Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan sejumlah klub untuk mendekati Messi.

Salah satu tim yang dikabarkan serius memboyong Messi adalah Al Hilal, yang merupakan rival dari klub Cristiano Ronaldo, Al Nassr.

Klub Liga Arab Saudi itu bahkan sampai menawarkan gaji selangit kepada Messi.

Lionel Messi diiming-imingi Al Hilal dengan bayaran senilai 400 juta euro per tahun atau sekitar Rp6,5 triliun.

Baru-baru ini, Ramo Diaz selaku pelatih Al Hilal turut mengipasi rumor tersebut.

Ia tak membantah bahwa Messi akan merapat ke Al Hilal dengan kontrak mewah.

Hal itu disampaikan Diaz dalam konferensi pers jelang final Piala Raja Arab Saudi kontra Al Wehda.

"Saat ini kami fokus pada pertandingan," kata Diaz seperti dikutip BolaSport.com dari Goal Internasional.

"Kami akan bermain di final."

"Setelah final, kita lihat saja nanti apa yang terjadi pada Messi," tuturnya menambahkan. 

(*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI SINI

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved