Berita Penajam Terkini
Waspada Musim Angin Selatan, BPBD PPU Ingatkan Nelayan Pakai Alat Keselamatan saat Melaut
BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim), mengimbau kepada para nelayan agar memperhatikan keselamatan saat melaut
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim), mengimbau kepada para nelayan agar memperhatikan keselamatan saat melaut.
Saat ini, memasuki musim kemarau yang mengakibatkan angin kencang dan tingginya gelombang air laut atau biasa disebut angin selatan.
Kepala Pelaksana BPBD PPU Budi Santoso mengatakan bahwa, saat ini masih ada nelayan yang melaut tanpa menyiapkan peralatan keselamatan sendiri.
Padahal, tingkat rawan kecelakaan dengan kondisi saat ini kata Budi lebih tinggi dari biasanya.
Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perikanan PPU agar aktif memberikan imbauan kepada nelayan, serta menyiapkan peralatan keselamatan.
Baca juga: Wakili DPRD Kaltim, Ekty Imanuel Hadiri Pekan Nasional Petani Nelayan XVI di Padang
Baca juga: Bupati Kutai Timur Lepas 51 Petani dan Nelayan Ikut Penas KTNA XVI di Padang, Ini Harapan Ardiansyah
“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Perikanan karena mereka sebagai pengampuh pembinaan nelayan agar bekerjasama memberikan himbauan agar mempersiapkan peralatan safety,” ungkap Budi Selasa (13/6/2023).
Selain itu, koordinasi antar nelayan juga diharapkan terus dilakukan, agar informasi mengenai kondisi terkini di lautan bisa segera diketahui.
Kondisi angin kencang dan gelombang laut yang tinggi ini diperkirakan terjadi hingga usai musim kemarau. Yakni dimulai pada Juli dan puncaknya pada Agustus.
Selanjutnya masih akan terjadi musim kemarau, namun sudah dalam status moderat atau diiringi dengan hujan di beberapa waktu.
Baca juga: Ratusan Nelayan Kukar Melarung ke Perairan Selat Makassar pada Gelaran Pesta Laut Pesisir
“Bergerak pada Juli kemudian puncaknya di Agustus setelah itu dia akan moderat tetapi tetap kering,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/13062023-BPBD-PPU-imbau-nelayan-PPU-t.jpg)