Kamis, 16 April 2026

Berita Berau Terkini

Kapal LCT Khusus Roda 2 Sudah Mulai Beroperasi, Mampu Angkut 100 Unit Sepeda Motor

Penambahan satu armada Landing Trafk Tank (LCT) khusus penyeberangan pengendara roda dua sudah dioperasikan pada Rabu (14/6/2023) hari ini

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Pengoperasian LCT yang dikhususkan untuk pengendara roda dua yang ada di Jalan Perjuangan, Tanjung Redeb, Berau pada Rabu (14/6/2023) hari ini. TRIBUN KALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Penambahan satu armada Landing Trafk Tank (LCT) khusus penyeberangan pengendara roda dua sudah dioperasikan pada Rabu (14/6/2023) hari ini.

LCT tersebut bertempat di Jalan Perjuang, Tanjung Redeb yang menyeberangkankan ke daerah Sambaliung, dengan kapasitas maksimalnya 100 kerdaraan roda dua.

Dengan adanya penambahan LCT ini, maka terdapat 3 LCT yang disediakan Pemprov Kaltim, dua LCT khusus pengendara roda 4 dan 1 LCT khusus roda 2.

Lalu juga ada dua kapal dikhususkan roda 2, di Dermaga Sanggam ke arah Sambaliung dan sebaliknya, sehingga total keseluruhan ada 5 armada dari Pemprov Kaltim.

Sedangkan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, disediakan 5 armada speedboat dikhususkan untuk penyeberangan orang di Dermaga Sanggam-sebaliknya.

Baca juga: LCT dan Kapal Perlancar Mobilitas Warga, Bupati Sri Juniarsih Tinjau Lokasi Penyeberangan Alternatif

Baca juga: Kapal Penyeberangan Khusus Roda 2 dan Orang Jadi Alternatif saat Perbaikan Jembatan Sambaliung Berau

"Hari ini LCT ke-3 telah dioperasionalkan, kapasitas 100 roda dua. Awalnya 85 tetapi masih ada ruang, jadi maksimal 100 sepeda motor ," ucap Asisten III Pemkab Berau, Maulidyah.

Dermaga berada di Jalan Perjuangan, ia menyebut saat ini masih ada hal yang dalam persiapan, di antarnya tenda tarub dan Mandi Cuci Kakus (MCK).

Di sana juga pihaknya menyiapkan tim medis dari Dinkes Berau dan untuk pengamanan disiapkan Satpol PP dan Dishub Berau.

"Karena ini dermaganya baru. Jadi kita (Pemkab Berau) harus menyiapkan semua kebutuhan yang ada untuk pengopersiannya di sana," jelasnya.

Sementara untuk di daerah Sambaliungnya yang disandari LCT khusus roda 2 ini, masih gunakan dermaga di Limunjan, karena masih ada kesiapan dermaga perlu dilakukan.

"Rencananya di Gang Satria. Tetapi di sana harus ada yang diuruk lagi dan itu memakan waktu lama. Jadi sementara pakai dermaga di Limunjan. Itu akan terus dievaluasi lagi," ujarnya.

Adapun untuk jam operasional pengoperasian, sama dengan operasional LCT yang dikhususkan untuk roda 4 yakni dari jam 4 subuh hingga jam 12 malam.

Guna menjamin keselamatan penyeberang selagi pengoperasian LCT ini, pihaknya juga menempatkan para petugas yang berjaga khusus .

"Sebenarnya kewatiran itu waktu turun ke atau naik ke LCT nya. Nah di situ terdapat tim kita yang bertugas, kalau ada yang kesulitan pasti akan kita bantu," ujarnya.

Baca juga: Tinjau Dermaga Sanggam, Wabup Berau Langsung Naik Kapal Penyeberangan, Utamakan Orang Sakit

Lebih lanjut ia menginformasikantidak terdapat kantong parkir untuk memalamkan kendaraan.

Kendati demikian dihimbau pengendara harus bawa kendaraannya.

"Mereka lewat harus membawa itu kendaraannya. Terlebih di sana cukup rawan, karena sepi ketika di malam hari," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved