Kamis, 16 April 2026

GM Mercure-Ibis Samarinda Riganda Togatorop Optimistis IKN Genjot Bisnis Perhotelan Kaltim

Manajemen Hotel Mercure Samarinda melepas General Manager sebelumnya Budi Wahjoyo.

Penulis: Nevrianto Hardi Prasetyo | Editor: Jino Prayudi Kartono
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
PISAH SAMBUT - Selebgram dan influencer ikut Pisah Sambut GM Mercure Ibis Samarinda dari Budi Wahjono kepada Riganda Togatorop di Crystal Balroom Hotek Mercure Ibis Samarinda, Senin(19/6) malam.  TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Manajemen Hotel Mercure-Ibis Samarinda melepas General Manager sebelumnya Budi Wahjoyo. Setelah beberapa tahun memimpin hotel tersebut, Budi akhirnya pindah ke tugas ke daerah lain. Manajemen hotel menggelar malam pisah sambut di Crystal Balroom Hotek Mercure Ibis Samarinda, Senin (19/6/2023) malam.

Tamu yang datang dari berbagai macam kalangan. Mulai dari pejabat, pengusaha hingga selebgram turut hadir dalam malam pisah sambut itu. Bahkan Ketua DPD ASITA Kaltim Syarifuddin menyebut Budi sebagai sosok yang bisa diajak diskusi. Sekaligus mampun memberikan motivasi kepada siapapun

"Dia adalah teman yang asik untuk diskusi bisa jado motivator, dan kita berterimakasih untuk itu," kata  Syarifuddin 

Bahkan Riganda Togatorop yang menggantikan Budi pun mengaku kesuksesan Mercure tak lepas dari tangan dinginnya. Menurutnya, warisan yang diberikan Budi harus ditingkatkan lebih ke depannya. "Secara prinsip apa yang digariskan pak Budi karena kesuksesan hotel ini tak luput dari apa yang beliau mulai. Saya harus pertahankan sambil mencari celah hal yang baru dan lebih baik,"ungkapnya.

Dia mengaku saat ini terus berupaya meningkatkan jumlah tamu maupun pendapatan hotel. Apalagi dengan adanya IKN ini potensi bisnis perhotelan cukup cerah.

"Di Samarinda saya yakin setelah lebaran banyak market yang ngegas.supaya diselenggarakan rapat atau event dam di semester kedua ini positif. Setiap ada hal yang baru psti kesempatan baru dengan adanya dipush IKN pasti kita dapat serpihan roti. Makin baik maka rotinya bisa semakin membesar. Banyak tamu ke IKN tapi pasti ada efek ke Samarinda. Saya siap menyambut market yang selama ini potensinya bagus akan membesar. Mohon dukungannya dan jangan sungkan sungkan,"bebernya.

Budi Wahjono kini dipercaya memimpin Pullman Lombok Mandalika Beach Resort sebagai jadi manager. Dalam sejarah Accor di Indonesia, rata-rata yang memimpin hotel Pullman adalah ekspatriat.
"Empat tahun saya di Samarinda berkarya di Mercure Ibis samarinda banyak sekali kesan yang menyentuh saya. Ini pertama kali saya kerja di Kalimantan banyak culture baru saya dapat dan itu sangat berkesan.
Dari sisi pekerjaan kita baru buka 2 minggu sudah terkena Covid-19. Kita buka 22 februari 2020 pada awal bulan Maret Covid-19 mewabah," katanya. (nev)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved