Selasa, 19 Mei 2026

IKN Nusantara

Masdar, Raksasa Energi Terbarukan dari Abu Dhabi Tertarik Masuk ke IKN Nusantara

Masdar, raksasa energi terbarukan dari Abu Dhabi tertarik masuk ke IKN Nusantara

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO - Beberapa perusahaan luar negeri sudah melihat langsung pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

Salah satunya adalah Masdar, perusahaan raksasa asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Dilansir dari Kontan, Masdar merupakan perusahaan yang berfokus pada pengembangan, investasi, dan operasi proyek-proyek energi terbarukan.

Mereka mengembangkan teknologi-teknologi energi masa depan seperti energi surya, energi angin, energi air, dan energi limbah untuk menghasilkan energi bersih dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah kami mendapatkan satu LoI (letter of intent) dari Masdar salah satu perusahaan yang bergerak di bidang renewable energy,” ujar Direktur Pendanaan Otorita IKN Insyafiah dalam siaran pers, Rabu (14/6).

Hal ini sesuai dengan visi IKN untuk mengembangkan kota berkelanjutan di dunia melalui pengelolaan sumber daya bersih, untuk mewujudkan target net zero emission di IKN pada tahun 2045.

Dalam kunjungan hari ini, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), mendampingi perwakilan dari beberapa pengusaha asal Uni Emirat Arab.

Kunjungan diawali dari Bendungan Sepaku Semoi untuk melihat bendungan yang akan mendukung kebutuhan air baku dan pengendalian banjir di IKN.

Bendungan ini merupakan infrastruktur dasar yang dibangun paling awal guna menyuplai kebutuhan air baku sebesar 2.500 liter per detik.

Progres konstruksi saat ini sudah mencapai 91 persen dan akan segera diresmikan tahun ini.

Kemudian rombongan menuju ke Titik Nol Nusantara, Sumbu Kebangsaan Barat, dan proyek bangunan Gedung Istana Negara dan lapangan upacara.

“Kami terkesan setelah melihat progres pembangunan yang cukup masif di lapangan,” ungkap Director of Development Masdar Dony Suryaman.

Dony mengungkapkan bahwa ia tertarik untuk melanjutkan LoI yang telah disampaikan ke tahap selanjutnya,

“Sebagai bentuk komitmen Masdar untuk mengembangkan energi bersih di Indonesia, Masdar berminat untuk berkontribusi dalam pengembangan energi bersih di IKN dalam skema bisnis yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ucap Dony.

Dony melanjutkan, Masdar memiliki ambisi yang besar dalam pengembangan energi terbarukan.

Pada tahun 2030 Masdar menargetkan untuk memiliki Portfolio 100 GW RE di Indonesia.

Masdar telah berinvestasi di Cirata 145 ME FPV project, Pertamina Geothermal Energi untuk pengembangan Geothermal dan Masdar Mitra Solar Radiance untuk pengembangan RE di C&I market. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved