IKN Nusantara
Studi Amdal 3 Jalur Kereta Api Menuju IKN Nusantara Mulai Digarap Tahun Depan
Studi Amdal 3 jalur kereta api menuju IKN Nusantara mulai digarap tahun depan
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir
TRIBUNKALTIM.CO - Kawasan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara akan terkoneksi dengan daerah sekitarnya di Kalimantan Timur.
Salah satunya dengan moda transportasi kereta api.
Kementrian Perhubungan tahun depan akan mulai melakukan studi pembangunan kereta api di IKN.
Dilansir dari Kontan, Dirjen Perkeretaapian Mohamad Risal Wasal mengatakan, tahun depan akan ada tiga program prioritas di IKN.
Di mana ada studi amdal untuk membangun transportasi kereta api untuk mendukung IKN.
"Ada tiga kegiatan untuk mendukung IKN, yaitu studi amdal jalur Kereta Api Bandara Sultan Aji Muhammad di Sepinggan, Balikpapan menuju KIPP IKN.
Kedua studi amdal jalur kereta api perkotaan Balikpapan menuju ke KIPP, dan SID untuk kereta antarkota Trans-Kalimantan dan Kalimantan Timur," jelas Risal.
Sebelumnya, diketahui Pemerintah sedang menggagas pembangunan infrastuktur kereta api pertama di Kalimantan.
Tepatnya menghubungkan Balikpapan dengan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
Nantinya, jalur kereta api ini akan sejalur dengan jalan tol Balikpapan-IKN.
Tujuannya agar pembangunan jalur kereta api ini tak lagi harus membelah hutan belantara.
"Mengingat bahwa nanti populasi di IKN itu cukup lumayan ya bisa sampai 2 juta (jiwa).
Sehingga dari bandara, dari Balikpapan menuju IKN itu bukan redudansi (pengulangan transportasi).
Tapi melengkapi yang sudah ada yakni jalan tol," ujar Budi di Istana Kepresidenan, Jumat (24/3/2023), dilansir dari Kompas.com.
"Kita membuat juga jalan kereta api.
Untuk menghindari penumpukan prasarana, maka kereta itu tidak langsung dari airport ke IKN tapi masuk dalam (kota) Balikpapan, setelah itu baru keluar, baru sejajar tol," lanjutnya.
Sebelumnya dikabarkan, Kementerian Perhubunganberencana membangun infrastruktur transportasi darat dan studi untuk pembangunan infrastruktur kereta api di Ibu Kota Nusantara tahun depan.
Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat mengusulkan pagu alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur transportasi darat di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebesar Rp 86,8 miliar.
Kegiatan pembangunan infrastruktur transportasi darat di IKN termasuk dalam kegiatan prioritas Ditjen Perhubungan Darat tahun 2024.
"Dukungan ibukota negara sebesar Rp 86,8 miliar," Kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno dalam RDP bersama Komisi V DPR RI, Rabu (5/7).
Dalam paparannya, tahun depan Ditjen Perhubungan Darat berencana melakukan pembangunan temporary transfer center atau terminal integrasi antarmoda di kawasan inti pusat pemerintahan IKN.
Dimana terminal integrasi tersebut akan melayani angkutan antar moda rute Balikpapan (Bandara Sepingggan dan Pelabuhan Semayang - KIPP).
Selain itu, rencananya juga akan dibangun temporary urban consolidation center.
Operasi layanan rencananya meliputi, layanan angkutan umum massal perkotaan di KIPP IKN dan layanan angkutan umum massal di Balikpapan.
Dari Rp 86,8 miliar yang diajukan, rinciannya ialah Rp 5,5 miliar untuk penyusunan dokumen perencanaan teknis enam paket.
Kemudian untuk Layanan angkutan antarmoda Balikpapan-IKN akan disediakan dua jenis bus yakni bus diesel dan bus listrik.
Untuk bus diesel pagu anggaran yang diajukan sebesar Rp 5,5 miliar, dan untuk bus listrik Rp 25,8 miliar.
Sedangkan untuk layanan angkutan umum massal perkotaan di Balikpapan dan KIPP akan dianggarkan hingga Rp 50 miliar. (*)