Selasa, 19 Mei 2026

IKN Nusantara

Ngebut, Progres Penyiapan KIPP IKN Nusantara Tahap 2 Ternyata Sudah Capai 63 Persen

Ngebut, progres penyiapan KIPP IKN Nusantara tahap 2 ternyata sudah capai 63 persen

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO - Pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur semakin dikebut.

Diketahui, IKN Nusantara direncanakan menjadi Ibu Kota Indonesia, tahun depan.

Sebelum melakukan pembangunan infrastruktur, dilakukan pematangan lahan dengan kawasan yang tertata.

Saat ini, penataan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP IKN sudah masuk tahap 2.

Sedangkan penataan KIPP tahap 1 yang dikerjakan PT PP sudah rampung 100 persen.

Dilansir dari Kontan, Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Efendi menyampaikan beberapa progress pembangunan proyek-proyek IKN oleh perseroan.

Berikut ini adalah progress hingga pekan ketiga Juni 2023.

“Untuk progress Penyiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Tahap 1 dengan progres mencapai 100 persen,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/7).

Selanjutnya, proyek Penyiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Tahap 2 sendiri mencapai 63 persen.

Kemudian Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat dengan progress sekitar 26,27 persen serta proyek pembangunan Jalan Tol IKN Segment 3B Kariangau - Sp. Tempadung sendiri baru sekitar 24,55 persen.

Selanjutnya ada juga proyek pembangunan Gedung Istana Presiden dan Lapangan Upacara dengan progress 14 persen.

PT PP juga menggarap pembangunan Gedung Kantor Kepresidenan RI, dimana progressnya baru sekitar 15,03 persen. Sementara pembangunan Gedung Kementerian Sekretariat Negara RI 8,89 persen dan

Jalan Akses Menuju Masjid IKN dan Dermaga Logistik yang masih merupakan kontrak baru PTPP.

Sementara itu, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Sumadilaga menyebut progres pembangunan ibu kota tersebut sudah mencapai sekitar 34 persen untuk tahap (batch) pertama.

Sementara mencapai 1 persen untuk batch kedua.

“Untuk batch 1, sudah sekitar 34 persen, dan batch 2 yang baru tanda tangan kontrak sekitar Mei atau Juni itu sekitar 1 persen,” ujar Danis kepada Kontan, Kamis (13/7).

Adapun, infrastruktur yang telah dibangun pada batch pertama ini meliputi Istana Presiden dan kantor presiden, Bendungan Sepaku Semoi, Jalan tol 3a,3b dan 5a, dan lain-lain, kata Danis.

Lalu, infrastruktur yang bakal berdiri di batch kedua antara lain rusun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 47 tower, jalan tol 5b, 6a, dan 6b, instalasi air bersih dan sanitasi, serta tambahan jalan-jalan logistik.

Pada Februari 2024 mendatang, Danis berharap progres pembangunan IKN sudah mencapai total sekitar 80 persen sehingga siap untuk ditempati.

“Sekitar 80 persen lebih. Insyaallah, kita upayakan semaksimal mungkin,” tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved