Selasa, 19 Mei 2026

IKN Nusantara

Progres Tol Balikpapan-IKN Nusantara, 3 Ruas Sudah Konstruksi, Sisanya Masih Lelang

Progres jalan tol Balikpapan - IKN Nusantara, 3 ruas sudah konstruksi, sisanya masih lLelang

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO - Kementerian PUPR sedang membangun akses konektivitas berupa jalan tol dari Balikpapan menuju ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Jalan tol yang akan terhubung dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda ini akan mempersingkat jarak tempuh dari Balikpapan menuju KIPP.

Yang sebelumnya dari sekitar 2 jam menjadi hanya sekitar 30 menit.

Dilansir dari Kompas.com, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Pembangunan IKN 2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur Armen Adekristi menyampaikan, pembangunan Jalan Tol IKN yang saat ini sudah berjalan terdapat pada tiga seksi.

Meliputi, Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau sepanjang 13,4 km, Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung 7,32 km, dan Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang 6,67 km.

"Saat ini untuk progres pada Segmen 3A sebesar 12,33 persen, Seksi 3B sebesar 30,11 persen , dan Seksi 5A sebesar 37,39 persen .

Ketiga seksi ini ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2024 pada sekitar bulan Juni atau Juli," ujarnya dikutip dari laman Kementerian PUPR, Sabtu (05/08/2023).

Di samping tiga ruas Tol IKN yang sudah dalam proses konstruksi, Kementerian PUPR juga tengah mempersiapkan pembangunan enam ruas lainnya.

Pertama, Seksi 6A Riko-Rencana Outer Ring Road IKN dan Seksi 6B Rencana Outer Ring Road-Simpang 3 ITCI.

Saat ini sudah dalam proses lelang paket pekerjaan dengan target penandatangan kontrak pada Agustus 2023.

Kemudian, Seksi 1Bandara Sepinggan-Tol Balsam akan dilakukan lelang pada Oktober 2023 dengan target kontrak apda Desember 2023.

"Seksi 5B-1 Segmen Jembatan Pulau Balang-Simpang Rencana Bandara VVIP serta Seksi 5B-2 Simpang Rencana Bandara VVIP-Riko akan mulai lelang pada September 2023 dengan target kontrak November 2023," jelasnya.

Selanjutnya, pembangunan Seksi 2 menjadi bagian dari Tol Balsam.

Terakhir, Seksi 4 disiapkan pembangunan terowongan bawah laut (immersed tunnel) untuk menjaga lingkungan.

Selain itu, untuk Seksi 4 juga akan disediakan dua lintasan untuk satwa.

Sehingga ada semacam terowongan pendek.

"Untuk immersed tunnel saat ini masih proses lelang pekerjaan desain," pungkas Armen.

Sementara itu, sebanyak 42.000 tanaman disiapkan untuk menghijaukan Ibu Kota Nusantara.

Dilansir dari Kompas.com, Ketua Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, puluhan ribu pohon tersebut berasal dari Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat atau PPAD.

"Ini kurang lebih ada 42.000 tanaman yang kita siapkan dari PPAD," ucap Danis, seperti dikutip dari unggahan Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, Rabu (19/7/2023).

Danis mengatakan, saat ini Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN tengah bersiap-siap untuk menanam tananam tersebut.

Sebagian tanaman akan ditanam di Jalan Tol IKN dan sebagian lainnya akan diletakkan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP IKN.

Lanjut Danis, penghijauan ini merupakan bukti manajemen konstruksi pembangunan infrastruktur IKN juga peduli terhadap lingkungan.

Untuk di tol, terdapat hydroseeding yang merupakan alternatif proses penyebaran biji secara tradisional.

Teknik hydroseeding dilakukan dengan cara menyemprotkan campuran bahan khusus ke lereng jalan.

"Di antara tangga-tangganya itu akan ditanami pohon-pohon," imbuh Danis. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved