Berita Bontang Terkini
Iklim El Nino Tidak Berdampak pada Jumlah Pasokan Air Bersih di Bontang, Penjelasan Dirut PDAM
Perumda Tirta Taman atau PDAM Bontang memastikan pasokan air bersih ke masyarakat aman di tengah kondisi fenomena iklim El Nino.
Penulis: Ismail Usman | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Perumda Tirta Taman atau PDAM Bontang memastikan pasokan air bersih ke masyarakat aman di tengah kondisi fenomena iklim El Nino.
Dirut Perumda Tirta Taman Suramin mengakui, fenomena iklim El Nino ini mempengaruhi penurunan debit suplay air di sejumlah daerah, di Kaltim.
Namun untungnya, kondisi kekeringan dampak dari El Nino, tidak terjadi di Bontang.
Baca juga: Viral El Nino Melanda, Sungai Mahakam di Samarinda Kalimantan Timur Mengering
Sejauh ini pasokan air bersih di Bontang masih relatif aman. Rata-rata suplay air bersih ke pelanggan mencapai 20 ribu liter per hari.
Terdata total sambungan yang mendapat distribusi air bersih per hari sebanyak 30 ribu pelanggan.
“Sudah dua pekan kemarau akibat iklim El Nino, tapi produksi air di Bontang masih aman,” ungkap Suramin saat dikonfirmasi, Selasa (8/8/2023).
Diketahui El Nino ini merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normal yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah.
Dijelaskan Suramin, selain dampak kekeringan, kondisi ini juga mempengaruhi pola konsumsi air bersih masyarakat secara bersamaan di Bontang.
Baca juga: Fenomena El Nino Diprakirakan Hingga Oktober 2023, BMKG Sebut Kaltim Masih Ada Potensi Hujan Lokal
Akibatnya aliran air di beberapa wilayah menurun seperti di Saleba, Bontang Baru, dan Berbas Tengah.
Kemudian jam layanan juga ikut menurun lantaran beban puncak penggunaan air bersih terjadi bersamaan.
Semula PDAM harus mendistribusikan 18 jam, kini turun menjadi 12 jam.
“Ikut turun juga sebenarnya, karena pola konsumsi naik secara bersamaan,” bebernya.
Baca juga: Fenomena El Nino di Kaltim Skala Moderat, BMKG Waspadai Titik Panas di 7 Kabupaten, Berau Terbanyak
Suramin juga menyebut terjadi penurunan kualitas air yang bersifat kasuistik.
“Bontang itu ikut terdampak juga akibat kemarau, tapi tidak signifikan terhadap pasokan seperti di wilayah lainnya,” ucapnya.
Suramin pun mengimbau masyarakat agar menggunakan air dengan bijak, dan meminta masyarakat aktif melapor ke call center Perumda jika ada keluhan.
“Tetap bijak menggunakan air, jangan boros karena ini masuk musim kemarau,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230808_Dirut-PDAM-Bontang-Suramin-menunjukkan-aliran-air-bersih.jpg)