Gudang RSKD Balikpapan Terbakar
Saksi Saat Sebelum Terjadinya Kebakaran di Gudang RSKD Balikpapan Diperiksa Polisi
Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Bitab Riyani, mengatakan, akan ada langkah olah tempat kejadian perkara.
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Polisi akan menyelidiki insiden kebakaran yang menghanguskan Gedung Induk di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo atau RSKD Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu (9/9/2023).
Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Bitab Riyani, mengatakan, akan ada langkah olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tentunya, penyelidikan dilakukan oleh Satuan Reskrim Polresta Balikpapan melalui Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis).
"Jadi setelah pendinginan (selesai), kita lakukan police line TKP. Setelah itu, baru Tim Inafis akan bekerja untuk olah TKP," ungkap AKP Bitab Riyani.
Baca juga: RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Pastikan Insiden Kebakaran tak Ganggu Pelayanan Medis
Hingga kini, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi sebelum insiden kebakaran terjadi.
"Ada beberapa saksi yang kita periksa di TKP, karena dia bekerja pada saat sebelum terjadi kebakaran langsung," kata AKP Bitab Riyani.
"Saksi bekerja di dalam, kemudian pada saat api muncul, dia (saksi) langsung berusaha mengeluarkan (barang-barang) yang ada di dalam gudang (induk)," terangnya.
Sebagai informasi, bangunan induk yang menjadi sasaran dari insiden kebakaran ini berisikan alat kesehatan (alkes) dan arsip pasien.
Demikian adanya insiden ini, Direktur RSKD Balikpapan, Edy Iskandar, memastikan pelayanan medis di RSKD tidak terdampak ke ruang inap pasien. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230909_Gedung-Induk-RS-Kanujoso-Djatiwibowo-Balikpapan.jpg)