Berita Kukar Terkini
Disperindag Kukar Segera Bangun Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana membangun pabrik pakan perikanan di Kecamatan Loa Kulu
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana membangun pabrik pakan ikan di Kecamatan Loa Kulu.
Jika tidak ada kendala dalam proses pembangunan, pabrik tersebut akan dimulai pada 2024 mendatang.
Tujuan dari pembangunan ini diyakini akan menjadi solusi untuk mengurangi harga pakan ikan yang saat ini dianggap terlalu tinggi.
Informasi ini dijelaskan secara langsung oleh Kepala Disperindag Kukar, Arfan Boma, melalui Kepala Bidang Perindustrian, Disperindag Kukar, Arbain.
Ia menjelaskan bahwa pabrik pakan akan segera dibangun pada 2024. Saat ini semua persiapan administratif sedang dilakukan oleh pihak dinas, termasuk persiapan lahan seluas dua hektare di Kecamatan Loa Kulu.
Baca juga: Dinas Perikanan Samarinda Gencarkan Bimtek Program Pangan Mandiri, Solusi Atasi Naiknya Harga Pakan
Baca juga: PT Indexim Coalindo Latih Petani Tambak untuk Produksi Pakan Mandiri di Kutim
Selain itu, untuk memastikan bahwa pembangunan pabrik berjalan lancar, Arbain menyatakan bahwa Disperindag Kukar juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kecamatan Loa Kulu, Badan Riset Daerah (BRIDA) Kukar, serta akademisi perguruan tinggi.
"Pengkajian akan dilakukan oleh BRIDA, tim ahli penelitian dan melibatkan akademisi. Hasil pengkajian ini akan menentukan spesifikasi pembangunan pabrik pakan ternak, termasuk kelayakan dan estimasi biaya pembangunannya," ungkap Arbain, Selasa (21/11/2023).
Arbain juga mengatakan bahwa tujuan utama dari pembangunan pabrik ini adalah untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh pembudidaya perikanan daerah.
Baca juga: Pedagang Sapi Kurban di Balikpapan Ini Kurangi Stok Akibat Biaya Transportasi dan Harga Pakan Tinggi
Selama ini, pakan ikan yang biasa dibeli oleh pembudidaya memiliki harga yang sangat tinggi.
"Kami berharap bahwa dengan adanya pabrik ini, harga pakan ikan dapat ditekan dan proyek ini diharapkan dapat terealisasi pada 2024 mendatang," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230826_rendi.jpg)