Penemuan Mayat di Tepi Jurang Bontang
Mayat di Km 3 Bontang, Saksi Mata Mengenal Terduga Pelaku, Ciri-ciri Kaki Bertato
Pelaku ditengarai berjumlah dua orang dan kabur setelah melakukan tindak kriminal itu dengan mengendarai sepeda motor
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pria yang ditemukan tewas di Kilometer 3, Jalan Arif Rahman Hakim, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur pada Senin (15/1/2024) siang, diduga adalah korban pembunuhan.
Saksi mata ungkap ciri-ciri seorang terduga pelaku.
Pelaku ditengarai berjumlah dua orang dan kabur setelah melakukan tindak kriminal itu dengan mengendarai sepeda motor, jenis Honda Scoopy merah.
Kronologi Kejadian
Salah seorang saksi mata yang tinggal tidak jauh dari lokasi tersebut mengaku, mendengar ribut-ribut tepat di depan Hotel Oaktree atau Grand Mutiara.
Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Pria Ditemukan Tewas di Tepi Jurang Depan Hotel Oaktree Bontang
Ia yang penasaran kemudian memastikan dari mana suara tersebut, dan melihat dua orang pria yang mengendarai sepeda motor matic mendatangi korban.
Tak berselang lama, salah satu pengendara motor itu turun dan berduel dengan korban hingga terjatuh ke dalam jurang.
"Saya takut mendekat, karena sendiri," kata saksi yang enggan disebut namanya itu.
Ciri-ciri Terduga Pelaku
Sementara, satu orang lainnya menunggu di motornya. Menurut dia, ciri-ciri orang tersebut memakai baju putih, celana pendek, dan memiliki tato di kaki.
Tak berselang lama, pelaku minggat dari lokasi itu, karena penasaran saksi mata mendekat dan melihat korban dari kejauhan tidak bergerak.
Khawatir, ia kemudian mencari bantuan warga sekitar dan menghubungi polisi. Korban diketahui meregang nyawa dengan luka dibagian kepala.
Baca juga: 5 Pembunuhan yang Bikin Geger Sepanjang 2023, Kasus Serial Killer hingga Ayah Bunuh 4 Anak Kandung
Menurut saksi mata, ia mengenali satu orang terduga pelaku dan telah menyampaikan ke polisi untuk ditindak.
"Saya kenal orang itu, dan saya sudah sampaikan ke polisi," bebernya.
Di sisi lain, Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing yang ditemui di lokasi mengatakan proses saat ini masih tahap identifikasi dilanjutkan visum di Rumah Sakit Umum Daerah Taman Husada.
Ia menjelaskan, secara kasat mata korban menderita luka dibagian kepala. Namun dirinya belum bisa memastikan apakah luka yang menyebabkan korban sampai meregang nyawa.
"Ini masih diproses, nanti kami informasi lagi," kata Alex.
(*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240115_Belimbing-Bontang-Utara-Kota-Bontang.jpg)