Tribun Kaltim Hari Ini
Aktivitas Belajar Mengajar Tetap Berjalan usai 3 Ruang Kelas SDN 002 Penajam Terbakar
Sementara itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU masih menghitung total nilai kerusakan SD Negeri 022 Penajam
Penulis: Martinus Wikan | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Sekolah Dasar (SD) Negeri 002 Penajam yang berada di Kelurahan Sepan Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), segera di renovasi. Hal itu pasca mengalami kebakaran pada Rabu (31/1) kemarin.
Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun usai melakukan pengecekan Kamis pagi mengatakan bahwa, proses pembelajaran tidak akan terganggu meski dengan kejadian ini. Dalam pengecekan ia menyertakan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, dan Dinas Sosial, agar masalah langsung bisa tertangani.
Ia meminta dalam kurun waktu dua Minggu, perbaikan bagian gedung sekolah yang terbakar sudah selesai diperbaiki. Optimistis hal ini bisa dilakukan karena yang terbakar hanya sebagian dari bagian gedung sekolah yang ada.
Baca juga: 34 Kepala SD dan SMP di Penajam Paser Utara Dimutasi
"Temboknya juga tidak ada masalah, saya minta langsung dikerjakan, dua minggu sudah harus selesai, apinya juga hanya di bagian atas, sehingga keramiknya masih bagus," ungkap Pj Bupati.
Kata Pj Bupati, ia juga sudah menegaskan kepada Dinas Pendidikan dan kepala sekolah, agar lebih memperhatikan gedung sekolah yang ada, terutama instalasi listriknya. Hal itu guna mencegah hal yang sama terulang kembali.
"Itu juga tugas tambahan untuk kepala sekolah, untuk memperhatikan, harusnya dilihat itu, dicek, diganti kalau harus diganti itu tidak mahal kok," jelasnya.
Saat pengecekan Kamis pagi, peserta didik juga sempat diajak bercanda dan bernyanyi. Hal itu salah satu upaya pemberian trauma healing kepada para peserta didik. "Saya juga 45 menit mengumpulkan anak-anak, mereka menyanyi, dan saya bawa buku untuk mereka baca, bahkan mereka minta pak bupati besok datang lagi," pungkasnya.
Kebakaran yang melanda SD Negeri 022 Penajam terjadi pada Rabu sore, sekitar pukul 16.00 Wita. Dokumen penting masih sempat diselamatkan, namun ada beberapa buku yang habis terbakar.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU masih menghitung total nilai kerusakan SD Negeri 022 Penajam, pasca mengalami kebakaran. Kepala Disdikpora PPU Alimuddin mengatakan bahwa, bangunan nantinya hanya akan direnovasi, berdasarkan tingkat kerusakannya.
Sebanyak tiga ruang kelas, satu ruangan guru, dan ruangan kepala sekolah, terbakar pada Rabu (31/1) kemarin. Yang terbakar yakni atap ruangan, kemudian menjalar kedinding dan beberapa bagian bangunan lainnya.
Sementara untuk lantai ruangan disebut masih dalam kondisi baik. "Pj Bupati sudah memerintahkan kepada pengampu kebijakan untuk segera melalukan langkah cepat, dan kita melihat bangunan sekolah yang ada sesuai dengan spesifikasi masih bisa di rehab," ungkapnya pada Kamis (1/2).
Alimuddin menjelaskan bahwa, karena merupakan bencana dan bersifat mendesak, maka bisa saja anggaran yang digunakan untuk perbaikan nantinya, adalah alokasi dari Bantuan Tidak Terduga (BTT).
Namun, Alimuddin belum dapat merincikan berapa jumlah yang dibutuhkan, lantaran masih dalam proses penghitungan. "Anggaran masih dilihat tapi yang cepat pakai BTT, itu bisa karena musibah dan sangat dibutuhkan anak-anak, rombelnya ada 6 dan yang tersisa hanya 3," jelasnya.
Karena tiga ruangan kelas terbakar beserta meja kursinya, maka proses pembelajaran dilakukan secara bergantian. Untuk kelas 1 sampai 3, memulai pembelajaran pada pagi hingga siang hari. Kemudian untuk kelas 4 sampai kelas 6, mulai belajar pada siang hingga sore hari.
Agar para peserta didik tidak mengalami kekurangan waktu belajar, maka sementara proses belajar mengajar akan berlangsung selama enam hari. "Anak-anak akan tetap belajar," sambungnya.
Kondisi sekolah tersebut diakui masih kokoh dan terbilang bangunan baru. Karena pembangunan dilakukan pada 2017, dan sudah direnovasi pada 2022 lalu. "Kondisinya bangunan masih bagus, karena baru dibangun," pungkasnya.
Beberapa aset SD 022 Penajam juga ikut terbakar dalam kejadian ini. Diantaranya Komputer, LCD proyektor, printer, mesin scanner dan lainnya. (taa)
| Jangan Pakai e-KTP saat Check In Hotel, Kemendagri Sarankan Masyarakat Pakai Identitas Lain |
|
|---|
| Sopir Dipaksa Antre Panjang, Penyaluran BBM Subsidi di Balikpapan Sudah Melampaui Kuota |
|
|---|
| Kejagung Tetapkan Hery Susanto Tersangka Dugaan Korupsi Suap Nikel, Jejak Kasus Ketua Ombudsman RI |
|
|---|
| Polemik Pengalihan Kepesertaan JKN dari Provinsi ke Kab/Kota, Wali Kota Samarinda Minta Ditunda |
|
|---|
| Surat Pemprov Kaltim yang Minta Kabupaten/Kota Ambil Alih Pembiayaan BPJS PBI Dianggap Terlambat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240201_Kebakaran-di-PPU-Gedung-SD.jpg)