Selasa, 19 Mei 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Timur Tahun 2023 Peringkat 3 Nasional

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemprov Kaltim ini sejalan dengan amanat dari Pemerintah Pusat. Pihaknya bersama dewan pendidikan bersinergi

Tayang:
Penulis: Martinus Wikan | Editor: Nur Pratama
TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy
Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan salah satu sektor yang paling menonjol isu yang dihadapi oleh Pemprov Kaltim adalah daya saing Sumber Daya Manusia. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemprov Kaltim kini mempersiapkan langkah menghimpun informasi dari berbagai sumber untuk menentukan isu-isu strategis yang perlu diperhatikan salah satunya transformasi sosial, ekonomi dan tata kelola.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menegaskan, salah satu sektor yang paling menonjol isu yang dihadapi oleh Pemprov Kaltim adalah daya saing Sumber Daya Manusia. Dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bumi Etam cukup tinggi.

Baca juga: Pastikan Tahapan Pemilu 2024 Berjalan Lancar, Pemkot Tinjau Gudang Logistik KPU Samarinda

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltim tahun 2023 mencapai 78,20, meningkat 0,84 poin (1,09 persen) dibandingkan tahun sebelumnya (77,36)."Peringkat tiga secara Nasional di bawah DKI Jakarta dan Jogjakarta.

Jadi kita di atas Jawa Timur, Jawa tengah dan daerah daerah lainnya. IPM Kita dengan nilai 78,2," kata Sri Wahyuni.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemprov Kaltim ini sejalan dengan amanat dari Pemerintah Pusat. Pihaknya bersama dewan pendidikan bersinergi tidak hanya dari unsur Pemerintah Provinsi tetapi juga dari akademisi.

Kemudian pihaknya juga mencoba menyusun sebuah grand design untuk menyiapkan SDM Kaltim yang bersiap menghadapi situasi dan Kondisi yang akan datang, terutama di penguatan kegiatan Vokasi (Pendidikan Vokasi).

Ia menegaskan, bagaimana revitalisasi untuk pendidikan vokasi di Kaltim itu akan dirumuskan didalam grand design dengan berbasis kawasan, geospasial dan geo ekonomi dengan harapan ini akan terhubung dengan transformasi ekonomi.

"Bahwa pendidikan vokasi yang akan direvitalisasi itu juga bisa menyokong transformasi ekonomi,"imbuhnya.
Sri Wahyuni menegaskan, transformasi adalah harapan besar bagi rakyat Kaltim terhadap generasi muda saat ini.

“Saat ini sepertiga penduduk Kaltim didominasi Generasi X dan Z serta milenial. Nah, mereka inilah nantinya menjadi pemain utama dalam pembangunan Kaltim akan datang,” ucap Sri Wahyuni usai Diskusi Publik yang juga dihadiri seluruh Kepala OPD Pemprov Kaltim.

Menurutnya, mendukung transformasi, mulai saat ini orang tua merencanakan apa yang disiapkan atau dilakukan untuk generasi akan datang. Karena itu, generasi X dan Z serta milenial saat ini harus tahu apa yang sudah dibangun para pendahulunya. “Artinya, apa yang dipikirkan generasi saat ini adalah Kaltim akan mencapai apa dan bagaimana mencapainya,” tegasnya.

Menurut Sekda, besar harapan Pemprov Kaltim dengan tujuan akhir menuju Indonesia Emas, yaitu Kaltim yang berhubungan dengan IKN mampu mendapatkan manfaat besar. “Mewujudkan Kaltim maju, berkeadilan dan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dimana pertumbuhan ekonomi semakin baik dan konservasi lingkungannya tetap terjaga pula dengan baik. “Inilah yang harus dijaga secara tepat. Daya saing SDM saat bonus demografi yang diterima betul-betul bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya. (uws)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved