Berita Samarinda Terkini
Dinas Perdagangan Samarinda Pastikan Stok Beras Aman di Bulan Ramadan
Tak terasa umat muslim sebentar lagi akan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tak terasa umat muslim sebentar lagi akan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Di tengah gejolak harga beras yang menghantui masyarakat saat ini, Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda memastikan stok beras di Samarinda aman hingga bulan Ramadan.
Kepala Disdag Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan saat ini terdapat 2 juta kilogram beras di Bulog Samarinda.
Baca juga: Disdag Samarinda Geber Beras Murah 20 Ton, Langsung Ludes Dalam Hitungan Jam
"Stok di bulan Ramadan aman, saya akan pastikan karena teman-teman Bulog juga sudah infokan stok aman," ujarnya, Rabu (28/2/2024).
Marnabas menegaskan, pemerintah harus hadir untuk membantu masyarakat ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
"Pemerintah kan penyeimbang, ketika terjadi tinggi harga maka kami hadir di situ, pemerintah harus hadir dan berbuat," tegasnya.
Bahkan, kesiapan menghadapi gejolak harga beras juga tengah dilakukan pihaknya.
Pihaknya berkomitmen terus bergerak dan berkolaborasi dengan Bulog untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga beras di Samarinda.
Baca juga: Dapatkan Beras Sesuai HET Rp11.500 per Kg! Bulog Gelar Pasar Murah Tiap Selasa untuk Stabilkan Harga
Dijelaskan Marnabas, nantinya Disdag Samarinda juga akan melaksanakan program subsidi untuk membeli hasil panen langsung dari petani.
"Catatan saya, ada 8000 ton yang masih ada di distributor. Tapi ke depan saya ada program bahwa hasil beras dari petani kita, kita akan beli dengan subsidi Bulog, supaya hasil dari petani juga bisa kita maksimalkan," pungkasnya.
Selain itu, Disdag Samarinda juga akan menggelontorkan 259 ton beras cadangan pangan pemerintah (CPP) ke seluruh kecamatan di Samarinda pada tanggal 25-26 Maret mendatang. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
| Kasus Dana Hibah KONI Samarinda, Pembelaan Terdakwa: Bukan Niat Korupsi, Hanya Salah Tafsir |
|
|---|
| Pemkot Samarinda Belum Terapkan WFH ASN, Tunggu Arahan Walikota Andi Harun |
|
|---|
| 7 Saksi di Sidang Kasus Korupsi KONI Samarinda, Terungkap Ada Praktik Pinjam CV dan Dana Talangan |
|
|---|
| UMKM Minuman dan Kuliner di Samarinda Terhimpit Kenaikan Harga Plastik |
|
|---|
| Dishub Samarinda Siapkan Angkutan Massal, Tarif Mulai Rp1.000 Tanpa Ngetem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240228_Dinas-Perdagangan-Samarinda.jpg)